Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Kapuas di Basel Mission Archives

Mission standard school in Kwala Kapuas
Bila kita mengunjungi situs BM Archives (Basel Mission / Mission 21) dengan alamat http://www.bmarchives.org) maka kita akan bisa melakukan pencarian dengan kata kunci "kapuas". Maka kita akan mendapatkan sekitar 249 foto. Setelah admin periksa beberapa foto, memang tidak semuanya menceritakan tentang Kwala Kapuas tempo dulu, namun sebagian besar foto tersebut cukup memberikan gambaran tentang kondisi Kapuas masa lalu. Salah satu foto tersebut dapat dilihat diatas.

Sebelumnya, koleksi foto-foto misi ini diletakkan di University of Southern California, namun sejak tahun 2012 koleksi foto-foto tersebut sudah tersedia pada situs Basel Mission Archives. Saat inipun mereka sedang melakukan pemetaan terhadap peta-peta masa lalu yang mereka buat dan ditempelkan di Google Earth.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)