Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Keluarga Petani di Handil Pamitai

Keluarga petani di Handil Pamitai
Pada hari Jum'at, 29 Maret 2013 ketika sedang menelusuri Handil Pamitai, Desa Anjir Palambang, Kecamatan Pulau Petak, admin bertemu dengan satu keluarga yang tinggal di tepi Handil Pamitai. Mereka tinggal di rumah panggung berukurang kurang lebih 4 x 6 meter persegi.

Pekerjaan keluarga ini adalah mengelola sawah yang baru saja dibuka yang luasnya sekitar 1 hektare. Disela-sela menanam padi, sang suami mencari ikan di kampung sebelah. Terkadang beliau bisa juga kerja emas di daerah hulu.

Anak laki-laki yang sudah besar sekarang menempuh pendidikan di sekolah dasar yang ada di kampung sebelah. Anak ini berjalan kaki ke sekolah yang jaraknya mencapai sekitar 2,5 km.

Acungan jempol layak diberikan kepada para petani ini yang dengan kesederhanaan yang mereka jalani dalam kehidupan sehari-hari, mereka masih bisa tersenyum menjalani kehidupan mereka yang mungkin dalam kacamata orang terlihat demikian sederhana.

Komentar

Postingan populer dari blog ini