DWP Fakultas Teknik UGM Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Karhutla di Kapuas

Gambar
  Kapuas, Kalimantan Tengah — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas diwujudkan melalui bantuan air bersih dan air minum dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DWP FT UGM) . Bantuan tersebut disalurkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PDM Kapuas , bersama Lazismu Kapuas dan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah . Sebanyak 15.000 liter air bersih dan 1.000 galon air minum telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah titik, di antaranya Masjid Jami Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, Masjid Ar-Rahman Jalan Barito, kawasan Jalan Kapuas Pasar Sabtu, serta Desa Pulau Telo Baru . PDM Kabupaten Kapuas melalui MDMC menyampaikan apresiasi kepada DWP Fakultas Teknik UGM atas dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih dan air minum di ten...

Jukung - Makin Beresiko

Jukung
Masyarakat yang tinggal di handil-handil masih banyak yang menggunakan jukung sebagai kendaraan sehari-hari mereka untuk menuju ke lahan pertanian mereka yang kadang-kadang terletak di seberang sungai. Namun penggunaan jukung dari hari ke hari makin beresiko mengingat makin banyak kendaraan besar yang melintas di sungai. Banyaknya kendaraan besar yang melintas di sungai mengakibatkan besarnya gelombang yang dihasilkan. Hal ini bisa membuat jukung menjadi terbalik atau tenggelam.

Sebagian masyarakat yang lahannya tidak harus menyeberangi handil lebih menyukai untuk menggunakan feri penyeberangan untuk menyeberangi sungai untuk mengurangi resiko. Di sekitar penyeberangan Sei Itik ke Handil Banama, pernah ada jukung yang terbalik, syukur ada feri yang membantunya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"