Sabtu, 11 Mei 2013

ASI Eksklusif Masih Rendah

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, ibu-ibu yang memberikan ASI eksklusif (hanya ASI selama 6 bulan pertama usia bayi) hanya 17,5 persen. Kondisi ini tentu akan berkontribusi pada tingginya angka diare pada bayi.

Pemberian susu botol pada bayi dapat menyebabkan terjadinya mikrolesi pada usus yang bisa berkontribusi pada diare. Selain itu alergi terhadap unsur susu formula juga bisa mencetuskan diare. Penanganan susu botol yang kurang bersih juga bisa menyebabkan diare.

Lebih memprihatinkan lagi ketika mengetahui bahwa ada sebagian ibu-ibu yang bangga dengan mahalnya susu formula yang diberikan kepada anaknya. Padahal susu formula tidak pernah bisa menggantikan ASI.
Powered by Telkomsel BlackBerry®