Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Ujicoba UKG Online 2013 Tahap-2

Ujicoba UKG Online 2013 Tahap-2 akan dilaksanakan serentak se-Indonesia pada tanggal 23-24 Mei 2013. Untuk Kabupaten Kapuas akan dilaksanakan di 5 (lima) TUK yakni:
  1. SMAN 1 Kuala Kapuas ( 269 Peserta )
  2. SMAN 2 Kuala Kapuas ( 160 Peserta )
  3. SMPN 1 Selat ( 268 Peserta )
  4. SMKN 1 Kuala Kapuas ( 159 Peserta )
  5. SMKN 3 Kuala Kapuas ( 159 Peserta )
Jumlah keseluruhan: 1015 Peserta

Semoga dapat terlaksana dengan baik dan lancar sehingga pada pelaksanaan UKG tgl. 10-12 Juni 2013 tidak ada kendala, baik dari segi sistem maupun teknis pelaksanaan. 


Sumber: Sahman Kaelani

Komentar

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"