Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Akhirnya Penantian Itu Berakhir

Pada hari Rabu, 7 Agustus 2013, selesai shalat Isya, 'kaum' Langgar Inayah, Kuala Kapuas, bertanya kepada jama'ah apakah sudah diputuskan bahwa besok adalah Idul Fitri. Jama'ah dengan segera menjawab, "Sudah !". Bila seusai shalat Maghrib tadi belum ada takbiran, maka setelah diketahui bahwa besok adalah Idul Fitri, jama'ah langgar langsung melaksanakan kegiatan takbiran.

Meskipun belum mengetahui tentang keputusan kapan Idul Fitri akan diumumnkan, sejak tadi pagi pengurus langgar sudah mulai melakukan pengumpulan zakat fitrah dari masyarakat di sekitar langgar. Setelah shalat Isya ini, mereka akan mendistribusikan hasil pengumpulan zakat fitrah tersebut kepada mereka yang berhak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)