Khutbah Idul Adha: Memahami Nilai-Nilai Iman dan Pengorbanan

Gambar
Pendahuluan Marilah kita senantiasa bersyukur dan mengucapkan puja-puji setinggi-tingginya kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya. Kita masih diberi nikmat iman dan Islam, kesehatan, serta kesempatan untuk melaksanakan berbagai ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, termasuk melaksanakan salat Idul Adha pada pagi hari ini, 10 Zulhijah 1445 Hijriah. Wajah-wajah mukmin tampak bersinar cerah, berseri jiwanya damai dan tenteram, diliputi perasaan bahagia dan syukur yang tinggi. Selawat dan salam kita haturkan kepada Baginda Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam, manusia mulia dan nabi terakhir yang dipilih oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala untuk menjadi teladan bagi seluruh umat manusia sepanjang masa. Makna Takbir dan Talbiyah Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Lailahaillallah wallahu Akbar, Allahu Akbar walillahilhamd. Allah Maha Besar, Allah Maha Agung, tiada Tuhan selain Allah. Segala puji dan syukur hanya teruntuk bagi Allah S

Keutamaan Surat Al-Ashr

Ustadz Suriani Jiddy, Lc
Oleh: Ustadz Suriani Jiddy, Lc

Imam Syafi'i: seandainya Allah tidak menurunkan selain Surat Al-Ashr maka itu mencukupi.

4 hal yang membuat surat ini sangat berharga:

Ilmu
Ilmu diambil dari kata Iman dalam ayat ini. Ilmu adalah dasar dalam beriman kepada Allah SWT. Dalam buku-buku aqidah yang menjelaskan tentang beberapa syarat diterima kalimat syahadat, maka syarat pertamanya adalah ilmu. Kita harus mengerti apa yang kita ucapkan (syahadat). Ilmu adalah pokok dalam agama kita. Keimanan kepada Allah SWT harus didasarkan pada ilmu. Iman kepada Rasulullah, Malaikat, Kitab, Hari Akhir, Takdir harus dibangun atas dasar ilmu. Tidak boleh keimanan kepada itu semua didasarkan pada kebodohan. Imam Al-Zarmuji menjelaskan: imannya orang yang taqlid sah, walaupun sah tapi dia berdosa karena dia meninggalkan dalil.

Yusuf Qaradawi: tidak ada satu agamapun di dunia yang banyak memperhatikan ilmu selain Islam. 

Abdul Majid Az-Zindani, ulama Yaman menjelaskan tentang agama Nasrani, bukan saja tidak memperhatikan ilmu, bahkan juga memusuhinya. Dalam keyakinan masyarakat, ketika Allah SWT menciptakan Adam dan Hawa dan menempatkan mereka di surga. Kemudian memerintahkan keduanya untuk tidak mendekati pohon. "Janganlah kalian mendekati pohon ini, niscaya kalian akan menjadi orang-orang yang zalim". Menurut orang-orang Nasrani, pohon itu disebut sebagai "pohon ilmu". Kenapa Allah SWT larang Adam dan Hawa melarang mendekati pohon, karena kalau mereka melakukannya mereka akan tercerahkan. Allah tidak mau. Ini terdapat dalam kitab suci mereka. 

Bandingkan dengan Islam. Qaradawi menjelaskan: Kalau kita perhatikan ayat-ayat Qur'an dari Fatihah sampai An-Naas, kita akan menemukan kata ilmu dan turunannya berjumlah ratusan. Belum lagi kata-kata yang semakna dengan ilmu: akal, pikir, memperhatikan, ulul albab dan lain-lain. Sangat tidak berlebihan bila tidak ada suatu agamapun yang memberi perhatian kepada ilmu kecuali Islam.

Rasulullah SAW juga menyebutkan keutamaan illmu. "Barangsiapa yang keluar dari rumahnya dalam rangka menuntut ilmu maka dia di jalan Allah sampai dia kembali". "Barang siapa yang berjalan menuntut ilmu maka Allah akan memudahkannya ke surga". "Para ulama adalah pewaris nabi". "Para Nabi tidak mewariskan dinar dan dirham, tapi mereka mewariskan ilmu". 

Allah perintahkankan para Nabi untuk meminta tambahan ilmu, "Rabbi zidni 'ilma". Rasulullah diperintah untuk minta tambahan ilmu, tidak minta yang lain. 

Apa yang dimaksud dengan ilmu? Ilmu dalam Islam ada definisi dari Imam Al-Auza'i (tabi'in): Ilmu itu adalah apa-apa yang datang dari para sahabat Rasulullah SAW. Selain itu tidak termasuk ilmu. Yang datang dari para sahabat Rasulullah ada tiga yaitu Al-Qur'an, Sunnah Rasulullah SAW dan pemahaman mereka terhadap sunnah Rasulullah SAW

Ilmu apa saja yang wajib kita pelajari? Imam Zarmuji menjelaskan bahwa ilmu itu ada tiga macam:
  1. Ilmu yang kedudukannya seperti makanan. Mempelajarinya wajib. Kita diwajibkan shalat, maka kita wajib mempelajari ilmunya. Shalat tidak sah kalau tidak dikerjakan tanpa berwudhu' maka kita wajib mempelajari ilmunya. 
  2. Ilmu yang kedudukannya seperti obat. Obat ini diperlukan pada saat-saat tertentu. Ilmu seperti ini diperlukan pada saat-saat tertentu. Misalnya belajar manasik haji. Orang yang akan mengeluarkan zakat, wajib mempelajari ilmunya. 
  3. ilmu yang kedudukannya seperti racun. Ini ilmu-ilmu yang tidak boleh dipelajari, misalnya ilmu sihir. 

Amal
Imam Zarmuji mengatakan bahwa mengamalkan ilmu maknanya:
  1. Mengamalkan untuk diri kita sendiri. Kita tahu bahwa shalat berjama'ah dimasjid lebih utama maka kita melaksanakan.
  2. Menyebarluaskannya. Ilmu bukan untuk konsumsi pribadi. Seberapa ilmu yang kita miliki harus disebarluaskan. Hadits: Sampaikan dariku walau satu. Hadits: menyebarkan ilmu adalah dengan mengajarkannya. "Sebaik-baik diantara kamu adalah orang-orang yang belajar Qur'an dan mengajarkannya."
Dalam surat Al-Fatihah, Allah mengkategorikan manusia menjadi tiga golongan:
  1. Orang yang mendapatkan petunjuk: orang yang mendapatkan ilmu dan mengamalkan. 
  2. Orang yang dimurkai: orang-orang Yahudi, yang punya ilmu tapi tidak diamalkan
  3. Orang yang tersesat: orang-orang Nasrani, mereka beramal tapi tidak berdasarkan pada ilmu
Nasrani, konsep Trinitas adalah bid'ah. Ketuhanan Yesus juga bid'ah. Irene Handono menjelaskan bahwa Yesus menjadi Tuhan dalam sebuah konsili beberapa ratus tahun setelah dia wafat. Perayaan Natal juga bid'ah. 

Dakwah
"Kalian adalah umat terbaik yang dikeluarkan bagi manusia, menyeru kepada kebaikan, melarang dari kemungkaran dan beriman kepada Allah".

Dakwah itu mengajak kepada kebaikan. Tujuannya adalah untuk memperbanyak orang-orang yang saleh. Betapa tidak enaknya tinggal di sebuah kampung yang banyak orang-orang yang jahat. Ketika kita dapat melaksanakan tugas dengan baik, dia sudah berdakwah. Pedagang yang jujur, dia berdakwah. Seorang guru yang mengajar dengan baik, dia berdakwah.

Para ulama mengartikan "Hendaklah ada satu golongan dari kalian yang mengajak pada kebaikan" ada tiga pendapat tentang arti kata "minkum":
  1. Sebagian
  2. Penjelasan saja, kalian semua diwajibkan untuk berdakwah. Maka hukum dakwah menjadi fardhu'ain
  3. Kita lihat situasi dan kondisi. Kalau dalam masyarakat dimana kejahatan lebih dominan dari kebaikan maka dakwah menjadi kewajiban individu. Sebaliknya kalau dalam masyarakat kebaikan lebih dominan maka kewajiban dakwah menjadi fardhu kifayah.
Sabar
Dalam dalam menjalankan ketaatan, meninggalkan kemaksiatan dan menghadapi musibah.

Utsaimin: ada tiga sikap menghadapi musibah:
  1. Sabar 
  2. Ridho
  3. Syukur
Kalau ada yang bertanya, mengapa kalau kita mendapat musibah bersyukur. Hikmah musibah sangat besar, dapat menghapus semua dosa yang pernah kita lakukan, meninggikan derajat kita di sisi Allah SWT. Tidak ada kesakitan, keletihan dan tertusuk duri, melainkan akan menghapuskan dosanya di sisi Allah. Kita tidak boleh mengharapkan musibah. Musibah adalah fasilitas yang Allah berikan untuk menghapus dosa. Dengan dapat musibah dengan sabar dan ridho, Allah akan ampuni dosa'dosa kita.

Jawaban pertanyaan

Yasir Qadhi: beberapa pelajaran dari diturunkannya Adam dari Surga:
  1. Besarnya nikmat Allah yang diberikannya kepada manusia. Sejak diciptakan Adam dan Hawa menerima nikmat yang sangat luar biasa. Adam dan Hawa tidak pernah meminta, Allah sudah memberi.
  2. Bahwa manusia sehebat apapun dia, pasti dia melakukan kesalahan. Hadits: setiap manusia punya potensi yang besar untuk melakukan kesalahan, tapi sebaik-baik manusia adalah orang yang bersalah kemudian dia bertaubat. Nabi Adam bertaubat kepada Allah. "Wahai Tuhan kami, kami telah berbuat zalim terhadap diri kami, jika Engkau tidak mengampuni kami, maka kami termasuk orang-orang yang merugi"
Iblis diperintah untuk sujud kepada Adam, tapi Iblis enggan. Ditanya Allah: Wahai Iblis apa yang menghalangi engkau untuk sujud kepada apa yang aku ciptakan. Aku lebih baik dari dia, Engkau ciptakan aku dari api dan Engkau ciptakan dia dari tanah. Iblis dilaknat. Iblis minta dipanjangkan umur sampai hari kiamat. Sekarang kita bandingkan, ketika Adam bersalah, dia bertaubat. Iblis ketika bersalah malam minta materi (panjangkan umur). Kita tidak boleh melakukan ibadah untuk mendapatkan dunia. 

Semua perbuatan/ibadah yang Allah perintahkan kita untuk melakukannya harus berorientasi akhirat dan dunia. Belajar jangan hanya untuk meraih gelar, karena kita rugi akhirat. 

Kita berdo'a kepada Allah SWT agar diberi keberkahan umur. Imam Nawawi umurnya 35 tahun tapi karyanya luar biasa. Dapat dinikmati orang Muslim sampai hari kiamat, Riyadhus Shalihin, Arbai'in Nawawi. Huzaifah bin Yaman umurnya cuma 33 tahun. 

* Ta'lim ini disampaikan pada hari Sabtu, 24 Agustus 2013 di Masjid Al-Ihsan, pukul 04.30 - 05.30 WIB

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan