Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Kunjungan Guru Ijai ke Kuala Kapuas

Kisah ini disampaikan oleh Haji Hasan, pemilik Toko Mas Hasanah pada hari Sabtu, 10 Agustus 2013 ketika admin berkunjung ke rumah beliau:

Sekitar tahun 1991, setelah membangun rumah yang terbakar, Haji Hasan berniat untuk mengundang Guru Ijai ke rumah beliau. Saat itu orang-orang mengatakan bahwa sulit untuk mengundang Guru Ijai karena jadwal beliau sangat padat. Tapi ketika beliau mendapatkan kesempatan bertemu dengan Guru Ijai yang baru saja selesai operasi, Guru Ijai menyanggupi. Bahkan waktu untuk mempersiapkan kunjungan tersebut cuma dua hari, mereka berkunjung ke Guru Ijai hari Minggu dan jadwal yang ditetapkan adalah hari Selasa. Syukurlah karena sudah direncanakan jauh-jauh hari, semua makanan disiapkan dari Banjarmasin, sehingga di Kuala Kapuas tinggal menyiapkan tempat saja.

Haji Hasan tidak membuat undangan secara khusus tentang kedatangan Guru Ijai ini, tapi beliau mengandalkan undangan dari mulut ke mulut. Meskipun demikian jumlah jama'ah yang datang sangat luar biasa, sampai memenuhi jalan Jendral Sudirman. Ada 10 buah speedboat yang digunakan oleh rombongan dari Sekumpul untuk menyertai kunjungan Guru Ijai ke Kuala Kapuas. Menurut keterangan Haji Hasan, Guru Ijai sempat tidur di rumah beliau sebentar karena sangat kelelahan.

Dalam jamuan bagi para pengunjung, Haji Hasan sudah menyiapkan pisang. Namun pisang tidak kunjung keluar. Setelah ditanyakan ke bagian dapur, ternyata pisang tersebut sudah habis di dapur karena masyarakat menganggap bahwa pisang-pisang tersebut sudah di do'akan oleh Guru Ijai. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"