Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Malam Resepsi di Halaman Akper

Panggung hiburan di depan Akper Pemkab Kapuas
Masyarakat di sekitar yang tinggal di depan Akademi Keperawatan Kabupaten Kapuas, Jalan Tendean, tidak mau ketinggalan dalam memeriahkan Peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI ke-68 tanggal 17 Agustus 2013. Mereka juga membuat panggung di halaman Akper. Setelah selesai shalat Isya, dimulai acara hiburan dari masyarakat untuk masyarakat. Masyarakat yang tinggal di sekitar tempat tersebut menjadi pengisi acara tersebut. Kegiatan ini berlangsung sampai larut malam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"