The Salahuddin Generation (Ep. 10): Salahuddin vs Richard the Lionheart — Menang Tanpa Menjadi Monster

Gambar
Jika Ep. 9 mengajarkan bahwa kemenangan memanggil serangan balik, maka Ep. 10 memperlihatkan sesuatu yang lebih berat: uji moral ketika perang menjadi sangat kejam . Di episode ini, Salahuddin diuji bukan hanya oleh pasukan Eropa yang semakin besar, tetapi oleh: pemimpin Muslim yang sibuk soal gelar , keputusan pahit ketika kota jatuh, pengkhianatan yang memicu pembantaian, dan godaan terbesar bagi seorang pejuang: menjadi seperti musuhnya. Salahuddin menolak itu. Dan justru di situlah salah satu “kemenangan” terbesarnya. 1) Raja-raja yang Bersumpah Mematahkan Salahuddin Ancaman besar datang dari dua arah: Pasukan Salib di Acre (Akka) yang tak kunjung selesai. Frederick Barbarossa yang mendarat di Asia Minor, dengan pasukan besar menuju Syam. Narasi menggambarkan fanatisme mereka: sampai bersumpah tidur dengan baju zirah, bahkan menghukum orang yang “berbuat dosa” karena menganggap kekalahan mereka akibat kesalahan moral mereka sendiri. Namun yang mengua...

14 Group Band Meriahkan Halal Bihalal Musisi

HALAL BIHALAL MUSISI, Berfoto bersama para Musisi pengisis acara Halal Bihalal Sabtu (31/8) malam bertempat di Sanggar Pramuka Kapuas
Halal Bihalal Musisi yang diselenggarakan oleh Dewan Kesenian Kabupaten Kapuas berlangsung meriah, karena kegiatan yang diselenggarkan Sabtu (31/8) malam bertempat di Halaman Sanggar Pramuka Jl. Keruing No. 1 Kuala Kapuas diisi oleh 14 Group Band terbaik KalTeng-Sel.

Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Kapuas melalui Wakil Ketua Bob Dwi Cipta Mahaputra, SH dalam sambutannya mengucapkan ucapan terimakasih sebesar-besarnya, kepada semua Group Band yang berasal  tidak hanya dari Kapuas, tapi dari Palangkaraya, Banjarmasin dan daerah-daerah lainnya.

Selain itu dengan kegiatan Halal Bihalal ini diharapkan dapat menjadi ajang Silahturahmi kita, untuk menjalin rasa persaudaraan sesama Musisi baik yang berada di Kalteng ataupun di Kalsel, karena dengan kebersamaan ini kita harapkan dapat lebih meningkatkan dunia permusikan Musisi Kalteng-Sel agar bisa bersaing dengan musisi-musisi Nasional.

Ditempat yang sama Musisi ternama Kalteng H Suparman mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh DKD Kapuas ini, karena dengan kegiatan ini selain dijadikan sebagai ajang silahturahmi juga bisa dijadikan suatu ajang bertukar pikiran dan pendapat tentang dunia permusikan.

Serta dengan adanya kegiatan ini juga dapat memberikan hiburan kepada para masyarakat Kapuas, sebagai salah satu tempat represing dan dapat meningkatkan penghasilan perekonomian para pedagang yang berjualan di kawasan hiburan tersebut,” kata H Suparman yang juga menjabat sebagai Camat Selat.

Kegiatan Halal Bihalal Musisi tersebut dimeriahkan oleh penampilan-penampilan Group Band ternama seperti Ababil, Super Sonic, Master Youz, Cavalera Blac Cloud, DKD Band, Cakrawala, Art Green Hous, Kapuas Band, Insting, XXX, GCB Band, Metaniak, Metal A-Z, dan KGC Band.

Acara tersebut juga didikung oleh Pemkab Kapuas, Camat Selat, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kapuas, Diwo Entertaimen, DPD KNPI Kabupaten Kapuas, Studio Rumah Musik Lala,  Cafe Terapung, PT Indofood, Pop Mie dan Kombipas.

Penulis: Tommy Saputra

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas