Belajar Al-Qur’an dari Rumah: Saat Tarbiyah Menjadi Percakapan Keluarga

Gambar
  Ada proses pendidikan yang kadang tidak berjalan sesuai rencana. Sejak awal, sebagian orang tua mungkin memiliki harapan agar anak-anaknya tumbuh dalam suasana pembinaan iman yang baik. Mereka ingin anak-anaknya dekat dengan Al-Qur’an, terbiasa menghadiri majelis ilmu, dan memiliki lingkungan pergaulan yang menuntun kepada kebaikan. Namun, dalam kenyataannya, jalan menuju kebaikan tidak selalu lurus dan mudah. Ada anak yang sebenarnya ingin belajar, tetapi merasa belum siap. Ada yang pernah mencoba mengikuti majelis, namun kemudian merasa minder karena melihat orang lain lebih fasih membaca Al-Qur’an. Ada pula kesempatan belajar yang tertunda karena keadaan, kesibukan, jarak, atau situasi yang tidak memungkinkan. Dari sini kita belajar bahwa hidayah, pembinaan, dan proses mendekat kepada Allah tidak selalu datang melalui jalan yang kita bayangkan. Kadang yang dahulu sulit dilakukan di luar rumah, justru terbuka dengan indah di dalam rumah sendiri. Ketika Rumah Menjadi Tempat Tarb...

Dampak "Car Free Day" Bagi Petugas Rumah Sakit

Stiker sementara bagi petugas rumah sakit
Tempat pelayanan publik yang terkenal lokasi "Car Free Day" adalah rumah sakit. Dampaknya adalah, para petugas rumah sakit yang akan jaga pagi dan akan pulang jaga malam harus mendorong motor mereka sepanjang lokasi "Car Free Day". Mereka sudah mengupayakan adanya stiker untuk menandakan bahwa mereka adalah petugas RS. Selain itu pihak administrasi sudah menyurati pihak Polres untuk minta dispensasi bagi petugas rumah sakit sebagaimana sudah disepakati dalam rapat awal. Namun setelah dua kali pelaksanaan "Car Free Day" ini, petugas jaga rumah sakit masih mendorong motor mereka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas