Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Pelatihan Kader Pos TB Desa

Kader Kapuas Timur bersama Kadis Kesehatan (duduk: dua dari kiri)
Pak Irwin memberikan materi
Pak Sinsigus memberikan materi
Mulai  tanggal 11 September 2013 dilaksanakan Pelatihan Kader Pos TB Desa di Kabupaten Kapuas, yang diikuti oleh 30 orang kader dari 6 desa di Kecamatan Basarang dan Kapuas Timur. Pelatihan ini dimaksudkan untuk membekali para kader tentang penyakit TB agar mereka bisa berperan sesuai dengan kapasitasnya untuk turut mengendalikan TB. Misalnya mengenali gejala TB, bagaimana pengobatannya, bagaimana memberikan penyuluhan, bagaimana memotivasi penderita, merujuk ke Puskesmas, mengawasi PMO, dan lain sebagainya.

Umumnya para kader yang dilatih ini adalah kader yang selama ini memang aktif di posyandu. Seperti konsep semula, bahwa pos TB Desa bukanlah membentuk bangunan pos baru di desa, namun berupa  kegiatan pelayanan TB dari, oleh, dan untuk masyarakat yang digabungkan dengan UKBM (Unit Kegiatan Berbasis Masyarakat) yang selama ini sudah ada di desa yaitu posyandu, polindes, dll.

Acara ini dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kapuas dr. Adelina Yunus, dan sebagai fasilitator adalah tim dari Dinas Kesehatan dan Widya Iswara Provinsi Kalimantan Tengah, yaitu Bapak Irwin, Pak Sinsigus, Pak Zaki, Bu Rita, dan bu Ririn. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)