Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

Penandatanganan MoU Pendidikan Karakter Bangsa

Pada tanggal 17 September 2013 bertempat di Jakarta, dilakukan penandatanganan MoU Pendidikan Karakter Bangsa antara yayasan penerima block grant dengan Direktorat P2TK Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang diwakili oleh Bapak Sumarna Surapranata, PhD. Lembaga dari Kabupaten Kapuas yang mendapatkan bantuan ini adalah:

  • Yayasan Islam Al-Amin Kapuas
  • Dikdasmen PD Muhammadiyah Kapuas
  • Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kapuas
Sumber: Hasanudin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)