BAPENA PPNI & DPD PPNI KABUPATEN KAPUAS GERAK CEPAT: BAGIKAN MASKER DAN EDUKASI MASYARAKAT TANGGULANGI DAMPAK ASAP KARHUTLA

Gambar
    KUALA KAPUAS – Menyikapi memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Badan Penanggulangan Bencana (BAPENA) PPNI bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Kapuas turun langsung ke tengah masyarakat melaksanakan kegiatan pembagian masker serta penyuluhan kesehatan pencegahan gangguan pernapasan, Sabtu, 19 September 2026.   Kegiatan ini menyasar wilayah-wilayah yang mencatat kualitas udara paling buruk, antara lain Kecamatan Selat, Sei Tatas, Melati, serta kawasan pemukiman padat lainnya. Ratusan masker telah dibagikan secara cuma-cuma kepada warga, mulai dari pedagang pasar, pelajar, hingga warga di lingkungan pemukiman.   Ketua BAPENA PPNI Kabupaten Kapuas, Muhammad Hipni, S.Kep., Ners., MH, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan respons cepat organisasi atas kondisi darurat lingkungan yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.   “Karhutla bukan sekadar ...

dr. Mursito Bernostalgia di Kuala Kapuas

dr. Mursito Suprapto, SpPD (kiri) dan istri
Pada hari Minggu, 12 Januari 2014, admin dipanggil oleh istri dari depan rumah. Rupanya ada tamu istimewa. Beliau adalah dr. Mursito Suprapto, SpPD, mantan direktur RSUD Kuala Kapuas dari tahun 1975 sampai 1979. Pada awalnya beliau menanyakan rumah ibu Surati, yang merupakan tetangga depan rumah kami, setelah istri saya mengetahui bahwa beliau adalah senior kami, akhirnya istri saya meminta beliau dan istri untuk singgah dulu di rumah kami.

Beliau mulai bekerja sebagai dokter pertama di Pulang Pisau pada tahun 1973. Beliau merupakan dokter pertama di Pulang Pisau. Waktu itu tinggalnya sekitar 500 meter dari Pelabuhan Cukai, Pulang Pisau. Beliau tidak menempati rumah dinas yang disediakan karena dibelakang rumah tersebut masih hutan dengan kayu yang masih besar-besar.

Ketika bertugas sebagai direktur di RSUD Kuala Kapuas, beliau membuat ruang operasi dan instalasi radiologi. Saat ini kedua bangunan tersebut sudah tidak terurus lagi di bagian belakang Akper Pemkab Kapuas. Saat dinas di rumah sakit, beliau tinggal di rumah dinas yang terletak di Ujung Murung.

Perawat dan bidan senior yang pernah bertugas bersama beliau dulu adalah Ibu Surati, Pak Abya dan beberapa nama lain yang admin tidak kenal.

Setelah meninggalkan Kapuas, beliau melanjutkan pendidikan di Universitas Diponegoro, Semarang, mengambil spesialis penyakit dalam. Kemudian beliau menjadi dosen di Universitas Brawijaya, Malang. Saat ini beliau sudah pensiun dan masih praktek di Griya Spesialis, Jl. Nusakambangan 44, Malang; RS. Panti Waluya (RKZ), Jl. Nusakambangan 56, Malang dan RSI Aisyiyah, Jl. Sulawesi 26, Malang.

Komentar

  1. Saya kenal beliau, karena rumah di ujung murung keluarga kami yg menempati (Alm.dr.Benny Sunartono).. Salam..

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)