Sinergi Besar Muhammadiyah Kapuas: AMM, LazisMu, dan MDMC Tebar Paket Takjil

Gambar
  ​ KUALA KAPUAS  – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Kapuas di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) menggelar aksi tebar takjil kolaboratif yang melibatkan seluruh unsur organisasi. Selain Organisasi Otonom (Ortom) seperti Pemuda Muhammadiyah, NA, IMM, dan IPM, kegiatan ini juga didukung penuh oleh  LazisMu  sebagai lembaga amil zakat dan  MDMC  (Muhammadiyah Disaster Management Center) yang terjun langsung dalam pengamanan serta teknis di lapangan. ​Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di titik strategis pusat kota menjelang waktu berbuka. Sinergi antara LazisMu yang menghimpun donasi serta MDMC yang mengawal kelancaran aksi membuat distribusi bantuan berjalan sangat tertib dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan. ​Aksi kolaboratif ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Al-Ma'un, yaitu semanga...

Orientasi dan Pengukuhan Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Kapuas

Drs. H. Chairuddin Halim (kanan) sedang menyampaikan materi
Orientasi Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kapuas dilaksanakan di aula Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kuala Kapuas pada hari Senin, 27 Januari 2014. Kegiatan orientasi ini diisi oleh Bapak Drs. H. Chairuddin Halim, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia Kalimantan Tengah. Dalam pengarahan beliau menyampaikan bahwa seseorang bila memprogramkan ke masjid, biasanya sampai tua tidak sampai ke masjid. Beliau mengingatkan bahwa justru kalangan ustadz yang jarang ke masjid.

Ketua Dewan Masjid Indonesia, Yusuf Kalla, menekankan masalah imamah, imarah dan riayah. Beliau mengamati bahwa masalah akustik di masjid kurang jelas. DMI Pusat menyediakan tim ahli akustik untuk pembangunan. Bagi masjid yang bergema akan dipasang peredam suara.

Beliau berharap para khatib tidak hanya membaca saja buku khutbah Jum'at, tapi dapat mengambil sarinya, sehingga khutbah Jum'at tidak berlangsung terlalu lama. Beliau juga mengingatkan agar khatib tidak lupa untuk menyebutkan nama Nabi Muhammad SAW saat membuka khutbah.

Kegiatan pengukuhan dilaksanakan setelah shalat Ashar di depan Masjid Agung Al Mukarram, Kuala Kapuas. Pengukuhan ini dilangsungkan sebelum kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas