DWP Fakultas Teknik UGM Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Karhutla di Kapuas

Gambar
  Kapuas, Kalimantan Tengah — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas diwujudkan melalui bantuan air bersih dan air minum dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DWP FT UGM) . Bantuan tersebut disalurkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PDM Kapuas , bersama Lazismu Kapuas dan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah . Sebanyak 15.000 liter air bersih dan 1.000 galon air minum telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah titik, di antaranya Masjid Jami Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, Masjid Ar-Rahman Jalan Barito, kawasan Jalan Kapuas Pasar Sabtu, serta Desa Pulau Telo Baru . PDM Kabupaten Kapuas melalui MDMC menyampaikan apresiasi kepada DWP Fakultas Teknik UGM atas dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih dan air minum di ten...

Pelatihan Magpi di PMI Kabupaten Kapuas

Pada hari Jum'at, 3 Januari 2014 bertempat di Markas Palang Merah Indonesia Kabupaten Kapuas diselenggarakan kegiatan Pelatihan Magpi. Pelatihan ini diberikan oleh pengurus dan diikuti oleh para relawan yang akan menjadi enumerator dalam kegiatan Endline Survey. Dalam Endline Survey yang akan dilaksanakan minggu depan, menggunakan Rapid Mobile Phone-based (RAMP) survey.

Dalam pelatihan ini, para relawan diajarkan bagaimana mendaftar di www.magpi.com. Kemudian setelah itu mereka diharapkan untuk bisa mendownload aplikasi ini melalui Play Store yang ada di Android mereka. Setelah itu mereka diajarkan bagaimana cara membuat formulir di dalam Magpi. Berbagai jenis pertanyaan menggunakan berbagai tipe pertanyaan mulai dari "label", "plain text", "radio button", "check box", bahkan GPS dicoba pada pelatihan ini. Setelah selesai membuat formulir, peserta diajarkan bagaimana mengirim formulir ke semua android yang sudah memiliki aplikasi Magpi melalui email mereka. Setelah itu seluruh peserta mencoba menggunakan formulir tadi dan mengirim hasilnya.

Dalam pelatihan ini, pelatih juga menerima masukan dari peserta, seperti pertanyaan untuk menentukan lokasi dari responden dengan mengirimkan lokasinya melalui GPS. Setelah peserta mengirimkan lokasi dari responden, semuanya dapat melihat melalui Magpi pemetaan dari lokasi responden tersebut dalam sebuah map. Dengan memiliki kemampuan ini, Palang Merah Indonesia dapat menerima "order" untuk melakukan pengumpulan data untuk sebuah survey dengan menggunakan mobile phone.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"