The Salahuddin Generation (Ep. 7): — “Makam Nabi ﷺ Hampir Digali”: Saat Pilar Kepemimpinan Runtuh, Umat Terbelah… Lalu Disatukan oleh Ancaman yang Tak Terbayangkan

Gambar
 Ketika Nur ad-Din Zengi wafat, umat tidak hanya kehilangan seorang pemimpin—umat kehilangan paku penyangga yang menjaga persatuan. Dalam kekosongan itu, yang muncul bukan ketenangan, tetapi ketakutan, propaganda, transaksi harga diri , dan pecahnya loyalitas kota-kota Muslim. Namun episode ini menunjukkan satu ironi sejarah: ancaman paling keji justru menjadi pemantik persatuan terbesar. Sebab ketika sebuah rencana “mustahil” muncul—menggali makam Rasulullah ﷺ—dunia Islam tersadar: kalau bukan sekarang bersatu, kapan lagi? Ringkasan Per Segmen (dengan penanda waktu) 1) Wafatnya Nur ad-Din: Salahuddin Shock, Lalu Mengirim “Surat Persatuan” (0:00–3:52) Kabar wafat Nur ad-Din justru datang dari musuh. Salahuddin terguncang: Kalau benar wafat, mengapa ia tidak mendengar dari kaum Muslimin? Apakah ini rumor, tipu daya, atau tanda masalah besar? Respons Salahuddin bukan panik—tapi cepat dan terukur : ia mengirim surat ke kota-kota Syam, menekankan bahwa saat musibah jus...

Syukuran PT. Lifere Agro Kapuas

Bapak Hari (CEO) sedang menyerahkan bingkisan kepada anak yatim
Pada hari Jum'at, 7 Februari 2014 bertempat di lapangan tenis PT. Lifere Agro Kapuas di Dadahup G-3, diselenggarakan kegiatan syukuran ulang tahun ke-2 perusahaan ini. Dalam sambutan yang disampaikan oleh Bapak Hari Witono, CEO disebutkan bahwa dalam dua tahun ini sudah banyak kemajuan yang dicapai dan masyarakat di sekitar pun sudah ikut merasakan manfaat keberadaan perusahaan ini. Saat ini lahan yang ditanami dengan kelapa sudah mencapai 10 ribu hektar dimana setengahnya merupakan plasma.

Kegiatan syukuran ini juga diisi dengan ceramah mengenai kesyukuran setelah menerima nikmat dari Allah SWT berupa bahasan singkat tafsir surat Al-Kautsar. Setelah itu diadakan acara potong tumpeng yang dilakukan oleh Pak Hari dan diserahkan pada Pak Philip selaku owner perusahaan ini. Selanjutnya dilakukan penyerahan bingkisan bagi anak-anak yatim yang ada disekitar perusahaan. Saat ini perusahaan sedang melakukan pembinaan terhadap pabrik tahu dan tempe yang ada di Lamunti C-3. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas