The Salahuddin Generation (Ep. 11): Salahuddin’s Legacy — Warisan Terbesar Bukan Tahta, Bukan Kota, Bahkan Bukan Yerusalem

Gambar
Ia mengalahkan para raja. Ia membebaskan Yerusalem. Ia mematahkan Perang Salib Ketiga. Tetapi pada akhirnya—apa yang paling ia takutkan? Apa yang paling ia rindukan? Dan apa yang paling ia titipkan? Episode penutup ini menjawab dengan kalimat yang menohok: yang paling besar dalam pandangan Salahuddin bukanlah kota, bukan kejayaan, bahkan bukan Yerusalem sebagai “trofi” sejarah. Yang paling besar adalah Allah , dan segala yang selain-Nya hanyalah jalan. 1) Mars Terakhir Menuju Yerusalem: “Tidak Ada Lagi yang Datang Menolong” Setelah bertahun-tahun perang, pasukan Frank akhirnya mencoba mengambil “hadiah utama”: Yerusalem . Salahuddin tahu, ini bukan sekadar pertempuran biasa. Maka ia mengumpulkan tentara dan berkata tegas: kalian adalah tentara Islam hari ini, darah, harta, dan keluarga kaum Muslim bergantung pada kalian, tidak ada Muslim lain yang akan datang menolong, ini amanah yang Allah letakkan di pundak kalian. Pidato ini bukan untuk membakar emosi semata, t...

Jalan Sehat KPU Kapuas - Suaramu Untuk Bangsamu

Spanduk ajakan memilih di mobil
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kapuas menyelenggarakan kegiatan jalan sehat pada hari Minggu, 9 Maret 2014. Kegiatan dengan start dan finish di Lapangan Bukit Ngalangkang diikuti oleh berbagai kalangan masyarakat. Dalam kegiatan ini KPU mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilih mereka pada tanggal 9 April 2014 mendatang.
Kaos jalan sehat KPU Kapuas
Untuk menyemarakkan acara ini, KPU menyediakan kaos bagi peserta dan berbagai "door prize" yang cukup menarik diantaranya kulkas dan kipas angin. KPU juga mengajak masyarakat untuk tidak golput pada saat pemilihan legislatif tersebut. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas