BAPENA PPNI & DPD PPNI KABUPATEN KAPUAS GERAK CEPAT: BAGIKAN MASKER DAN EDUKASI MASYARAKAT TANGGULANGI DAMPAK ASAP KARHUTLA

Gambar
    KUALA KAPUAS – Menyikapi memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Badan Penanggulangan Bencana (BAPENA) PPNI bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Kapuas turun langsung ke tengah masyarakat melaksanakan kegiatan pembagian masker serta penyuluhan kesehatan pencegahan gangguan pernapasan, Sabtu, 19 September 2026.   Kegiatan ini menyasar wilayah-wilayah yang mencatat kualitas udara paling buruk, antara lain Kecamatan Selat, Sei Tatas, Melati, serta kawasan pemukiman padat lainnya. Ratusan masker telah dibagikan secara cuma-cuma kepada warga, mulai dari pedagang pasar, pelajar, hingga warga di lingkungan pemukiman.   Ketua BAPENA PPNI Kabupaten Kapuas, Muhammad Hipni, S.Kep., Ners., MH, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan respons cepat organisasi atas kondisi darurat lingkungan yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.   “Karhutla bukan sekadar ...

Komite Sekolah Perlu Advokasi Dana Pendidikan

Kepala sekolah (paling kiri) dan pengurus komite sekolah
Komite Sekolah SMAN 1 Kuala Kapuas menyelenggarakan rapat pada hari Sabtu, 8 Maret 2014. Rapat ini membicarakan rencana komite dan pihak sekolah untuk membiayai penimbunan ruangan kelas baru, penghubung kelas, pembangunan WC baru dan perpisahan siswa kelas 12. Dalam forum tanya jawab, Bapak Suardi Syarif, salah satu orang tua murid yang juga pengurus komite mengusulkan kepada komite sekolah untuk memperjuangkan dana pendidikan dari pemerintah daerah sebanyak 20%, sebagaimana telah diamanahkan dalam Undang-Undang Pendidikan.

Bapak Arpan Silalahi, salah satu orang tua murid mengingatkan kepada komite sekolah untuk tidak melibatkan guru kelas dalam pemungutan sumbangan pembangunan diatas. Semua proses pemungutan harus dilakukan oleh pihak komite sekolah sehingga tidak menyalahi peraturan yang berlaku saat ini dimana sekolah dilarang untuk memungut dana dari siswa.

Menurut pejabat kepala sekolah SMAN 1 Kuala Kapuas, Bapak Andung, M.Pd, banyak peran dari komite sekolah yang diharapkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di , diantaranya adalah penyediaan fasilitas aula, paving halaman sekolah dan pemberian insentif untuk guru. Hal lain yang diusulkan oleh orang tua murid adalah peningkatan anggaran untuk kegiatan ekstra kurikuler, dukungan sekolah untuk berbagai kegiatan yang membantu aktualisasi diri para siswa, perluasan lahan parkir dan penyediaan tempat sampah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)