Menanam Harapan di Tanah Kapuas: Desain Regeneratif untuk Masa Depan yang Melimpah

Gambar
  Bayangkan Anda memegang sebutir benih di tangan. Terlihat kecil, bahkan mungkin tidak berarti. Namun, begitu benih itu menyentuh tanah Kapuas kita yang subur, Anda tidak hanya menanam sebatang pohon di masa depan. Anda sedang menggerakkan sebuah sistem kehidupan yang utuh. Air mulai berkumpul, jamur di bawah tanah tersadar, dan mikroba memulai tugasnya. Akar mencengkeram tanah, menyaring air, sementara daun yang muncul menyerap karbon dari udara, menaungi bumi, dan memperlambat aliran air hujan. Serangga datang, burung mengikuti, dan satwa liar lainnya menemukan makanan serta tempat berlindung. Tanpa kita sadari, kita menuai hasilnya: udara yang lebih bersih, tanah yang lebih subur, iklim yang lebih stabil, dan ikatan yang lebih dalam dengan tempat yang kita sebut rumah. Inilah gagasan utama yang disampaikan oleh Sierra Bainbridge, seorang arsitek lanskap dari MASS Design Group. Ia mengajak kita untuk melihat desain dan pembangunan bukan sekadar sebagai cara mendirikan bangunan, ...

Ruas Jalan Teluk Palinget - Dadahup Banyak Yang Rusak

Sebagian ruas jalan yang rusak di Desa Bunga Mawar, Kecamatan Pulau Petak
Beberapa bulan yang lalu, ruas jalan Teluk Palinget - Palingkau memang banyak yang bergelombang. Namun dengan makin seringnya hujan, terus lewatnya mobil dan truk-truk maka jalan makin rusak. Jalan yang rusak makin parah di lokasi desa Mampai. Menurut keterangan dari salah satu perusahaan besar swasta di Kapuas mereka pernah menawarkan untuk membantu memperbaiki jalan di daerah tersebut namun masyarakat di desa tersebut menolak. Masyarakat memanfaatkan rusaknya ruas jalan tersebut dengan memperbaikinya secara mandiri dan meminta sumbangan dari pengendara motor dan mobil yang lewat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas