Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Ruas Jalan Teluk Palinget - Dadahup Banyak Yang Rusak

Sebagian ruas jalan yang rusak di Desa Bunga Mawar, Kecamatan Pulau Petak
Beberapa bulan yang lalu, ruas jalan Teluk Palinget - Palingkau memang banyak yang bergelombang. Namun dengan makin seringnya hujan, terus lewatnya mobil dan truk-truk maka jalan makin rusak. Jalan yang rusak makin parah di lokasi desa Mampai. Menurut keterangan dari salah satu perusahaan besar swasta di Kapuas mereka pernah menawarkan untuk membantu memperbaiki jalan di daerah tersebut namun masyarakat di desa tersebut menolak. Masyarakat memanfaatkan rusaknya ruas jalan tersebut dengan memperbaikinya secara mandiri dan meminta sumbangan dari pengendara motor dan mobil yang lewat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)