Menghargai Kekayaan Alam yang Sering Kita Lupakan

Gambar
Semak-semak di Jalan Jendral Sudirman, Kuala Kapuas Di tengah upaya kota-kota besar di seluruh dunia untuk menghijaukan kembali ruang-ruang mereka, kita yang hidup di tempat-tempat kaya akan alam seperti Kalimantan sering kali lupa bahwa apa yang kita miliki adalah sesuatu yang begitu berharga. Ketika kita melihat vegetasi liar dan keanekaragaman tumbuhan di sekitar kita, mungkin terlintas keinginan untuk “merapikan” atau mengubahnya menjadi lebih teratur. Namun, justru di sinilah letak keistimewaan yang sering dirindukan oleh mereka yang tinggal di kota-kota besar. Di kota besar, orang-orang berjuang untuk menanam pohon dan mengembalikan sedikit nuansa hijau yang hilang. Sementara di Kalimantan, kita sudah dikelilingi oleh kekayaan alam ini setiap hari. Tantangannya adalah bagaimana kita bisa melihat ini sebagai aset yang harus dijaga, bukan dihilangkan. Dengan menyadari bahwa setiap semak dan pohon liar adalah bagian dari ekosistem yang seimbang, kita bisa belajar untuk lebih meng...

MTsN Selat Gelar Lomba Merecycle Sampah

Beberapa produk hasil recycle sampah
Kuala Kapuas (Inmas), Guna menumbuhkan  kesadaran untuk memanfaatkan sampah  dengan proses  daur ulang, maka MTsN Selat melalui Laskar Sanitasinya mengadakan lomba merecycle sampah. Kegiatan yang digagas oleh para Laskar Sanitasi diikuti oleh seluruh perwakilan dari masing-masing kelas yang seluruhnya berjumlah 18. Kegiatan yang dilaksanakan dibawah bimbingan Koordinator UKS Miftahul Hayati, S.Ag, mewajibkan seluruh peserta untuk menyulap  sampah menjadi barang yang dapat digunakan kembali.

Miftahul Hayati mengatakan, gagasan untuk mengadakan lomba mereycle sampah datang  dari para pengurus laskar sanitasi  merupakan ide cermerlang, untuk itu pihak madrasah langsung menyambut baik serta  mendukung gagasan tersebut.  

“Pihak madrasah sangat selalu mendukung dan mensuport setiap ide siswa seperti   perlombaan ini” kata Miftahul Hayati. Sabtu (5/4)

Kegiatan ini lanjutnya, dilakukan sebagai salah satu upaya mencipakan kreatifitas  siswa dalam memanfaatkan sampah  sehingga tidak dibuang dengan percuma. Disamping itu untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan guna mencegah berbagai pencemaran yang sebabkan oleh sampah.

Sementara itu ketua Laskar Sanitasi selaku Koordinator  Panitia Lomba Siti Maysarah yang saat ini duduk di kelas IX mengatakan, kegiatan ini  disambut antusias oleh siswa, ini terlihat dari banyaknya hasil daur ulang yang terkumpul, dengan berbagai bentuk sesuai kretaifitas masing-masing. Bagi peserta yang hasil kreasinya terpilih masuk nominasi pemenang akan diberi penghargaan.

“Sampai saat ini masih berlangsung proses  penilaian” kata Maysarah. (Dea Yasinta)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas