Keamanan Pangan: Dimulai dari Dapur, Dijaga oleh Kita Semua

Gambar
  Makanan adalah kebutuhan paling dasar manusia. Setiap hari kita makan untuk mendapatkan energi, tumbuh, bekerja, belajar, dan menjaga kesehatan. Namun, makanan yang tampak enak dan mengenyangkan belum tentu aman. Bila makanan tercemar bakteri, virus, parasit, atau bahan kimia berbahaya, makanan tersebut justru dapat menjadi sumber penyakit. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengingatkan bahwa keamanan pangan, gizi, dan ketahanan pangan saling berkaitan erat. Artinya, makanan yang cukup saja belum cukup. Makanan juga harus bergizi dan aman dikonsumsi. Tanpa keamanan pangan, makanan dapat menyebabkan diare, keracunan, gangguan kesehatan jangka panjang, bahkan kematian. WHO memperkirakan sekitar 866 juta orang di dunia jatuh sakit setiap tahun setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, dan 1,52 juta orang meninggal dunia akibat masalah tersebut. Anak-anak di bawah usia lima tahun termasuk kelompok yang paling rentan. Mengapa Keamanan Pangan Penting? Keamanan pangan berar...

MTsN Selat Gelar Lomba Merecycle Sampah

Beberapa produk hasil recycle sampah
Kuala Kapuas (Inmas), Guna menumbuhkan  kesadaran untuk memanfaatkan sampah  dengan proses  daur ulang, maka MTsN Selat melalui Laskar Sanitasinya mengadakan lomba merecycle sampah. Kegiatan yang digagas oleh para Laskar Sanitasi diikuti oleh seluruh perwakilan dari masing-masing kelas yang seluruhnya berjumlah 18. Kegiatan yang dilaksanakan dibawah bimbingan Koordinator UKS Miftahul Hayati, S.Ag, mewajibkan seluruh peserta untuk menyulap  sampah menjadi barang yang dapat digunakan kembali.

Miftahul Hayati mengatakan, gagasan untuk mengadakan lomba mereycle sampah datang  dari para pengurus laskar sanitasi  merupakan ide cermerlang, untuk itu pihak madrasah langsung menyambut baik serta  mendukung gagasan tersebut.  

“Pihak madrasah sangat selalu mendukung dan mensuport setiap ide siswa seperti   perlombaan ini” kata Miftahul Hayati. Sabtu (5/4)

Kegiatan ini lanjutnya, dilakukan sebagai salah satu upaya mencipakan kreatifitas  siswa dalam memanfaatkan sampah  sehingga tidak dibuang dengan percuma. Disamping itu untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan guna mencegah berbagai pencemaran yang sebabkan oleh sampah.

Sementara itu ketua Laskar Sanitasi selaku Koordinator  Panitia Lomba Siti Maysarah yang saat ini duduk di kelas IX mengatakan, kegiatan ini  disambut antusias oleh siswa, ini terlihat dari banyaknya hasil daur ulang yang terkumpul, dengan berbagai bentuk sesuai kretaifitas masing-masing. Bagi peserta yang hasil kreasinya terpilih masuk nominasi pemenang akan diberi penghargaan.

“Sampai saat ini masih berlangsung proses  penilaian” kata Maysarah. (Dea Yasinta)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas