Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

The Statue of the Sentinel of Freedom

Patung Lapu-Lapu
Patung diatas merupakan hadiah dari "The Korea Freedom League" dan "Poongsan Microtech Philippine, Inc. Sebagai penghormatan dan penghargaan terhadap kenanganan bagi orang-orang Filipina yang cinta kemerdekaan. Yang mengirim putra-putra mereka untuk membantu menyelamatkan demokrasi Korea.

Lapu-lapu adalah pahlawan Filipina yang beragama Islam. Dia berasal dari bagian Visaya. Beliau merupakan orang Asia pertama yang melawan penjajahan yang dilakukan oleh kolonial. Kehebatan beliau diungkapkan dalam plakat berikut ini :
Plakat tentang Lapu-Lapu



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)