Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Peresmian Posyandu Vitasari dan Dasa Wisma Sehati

Ketua TP-PKK sedang bercengkarama dengan anak-anak
 Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas, Ibu Ary Egahni, SH pada hari Selasa, 10 Juni 2014 bertempat di TPA-PAUD Hayak Ceria, meresmikan Posyandu Vitasari dan Dasa Wisma Sehati. Dasa Wisma ini dibina oleh Pokja II TP-PKK. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Bapak Katanggar; Camat Selat, Bapak Suparman beserta istri; Ketua UPT PPKB Kecamatan Selat, Ibu Danung Sri Wulandari; Lurah Selat Tengah; Kader Posyandu Vitasari; anggota Dasa Wisma Sehati; dan Kepala Puskesmas Melati beserta stafnya.

Ketua TP-PKK mengharapkan agar halaman TPA-PAUD Hayak Ceria dapat diperbaiki. Pelayanan PAUD dan Posyandu dapat dilakukan secara terintegrasi dan terus berkembang. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"