BAPENA PPNI & DPD PPNI KABUPATEN KAPUAS GERAK CEPAT: BAGIKAN MASKER DAN EDUKASI MASYARAKAT TANGGULANGI DAMPAK ASAP KARHUTLA

Gambar
    KUALA KAPUAS – Menyikapi memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Badan Penanggulangan Bencana (BAPENA) PPNI bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Kapuas turun langsung ke tengah masyarakat melaksanakan kegiatan pembagian masker serta penyuluhan kesehatan pencegahan gangguan pernapasan, Sabtu, 19 September 2026.   Kegiatan ini menyasar wilayah-wilayah yang mencatat kualitas udara paling buruk, antara lain Kecamatan Selat, Sei Tatas, Melati, serta kawasan pemukiman padat lainnya. Ratusan masker telah dibagikan secara cuma-cuma kepada warga, mulai dari pedagang pasar, pelajar, hingga warga di lingkungan pemukiman.   Ketua BAPENA PPNI Kabupaten Kapuas, Muhammad Hipni, S.Kep., Ners., MH, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan respons cepat organisasi atas kondisi darurat lingkungan yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.   “Karhutla bukan sekadar ...

STRIKE..!!! Memancing Udang di DAS Kapuas

Strike Udang di Sungai Kapuas
Perubahan rasa air sungai di sekitar Kota Kapuas akibat intrusi air laut biasanya banyak yang ditunggu oleh para pemancing terutama pemancing udang galah, karena pada saat terjadi intrusi air laut banyak udang dan ikan yang berasal sekitar muara laut akan masuk ke hulu sungai seperti sekarang ini. Sabtu 9 Agustus 2014 sekitar pukul 9.00 pagi, penulis mencoba memancing udang di sekitar desa Penamas dan tidak lama langsung strike beberapa udang galah.

Kesenangan memancing udang ini kadang sangat terganggu karena masih adanya masyarakat yang menggunakan racun dan setrum untuk mendapatkan udang dan ikan lainnya. Semoga pihak terkait dari Pemerintah Kabupaten Kapuas dapat lebih intensif dalam memberantas penggunaan racun dan setrum terhadap ikan oleh masyarakat yang tidak bertanggung jawab.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)