Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Kebakaran Lahan di Seberang SMKN 3 Kuala Kapuas

Kabut asap di depan SMKN 3 Kuala Kapuas
Saat melintasi Jalan Pemuda, depan SMKN 3 Kuala Kapuas pada hari ini, Rabu, 24 September 2014 ada kabut asap tebal yang menutupi jalan. Saat melintasi daerah tersebut tampak lahan yang terletak di seberang sekolah tersebut sedang terbakar. Para siswa sibuk berusaha memadamkan api. Tak lama kemudian datang mobil pemadam kebakaran. Syukurlah kebakaran tersebut hanya bersifat lokal, ketika melewati sekolah tersebut, udara kembali terang, tidak ada kabut asap.


Komentar

Postingan populer dari blog ini