Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Mulai 1 November 2014 Warga Miskin Yang Tidak Punya BPJS Kesehatan Dianggap Pasien Umum

Terhitung tanggal 1 November 2014 waktu pengurusan kartu BPJS Kesehatan adalah 7 hari. Hal ini membuat warga miskin yang mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan saat sakit, tidak akan bisa ditanggung oleh asuransi. Selama ini setiap warga miskin yang sakit langsung didaftarkan ke BPJS Kesehatan dan langsung ditanggung oleh asuransi. Dengan ketentuan baru ini setiap warga miskin yang masuk RS tanpa kartu BPJS Kesehatan akan dianggap pasien umum.

Ketentuan ini secara tidak langsung meminta kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk mengasuransikan masyarakat miskin yang masih belum ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Kondisi ini merupakan kemunduran bagi masyarakat Kapuas. Pada periode pemerintahan sebelumnya masyarakat miskin yang tidak tercakup dalam Jamkesmas ditanggung dalam Jamkesda.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)