Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Bupati Kapuas Semarakkan World Diabetes Day 2014

Bupati Kapuas (depan, tiga dari kiri) menghadiri peringatan World Diabetes Day 2014
Pada hari Jum'at, 14 November 2014 bertempat di halaman RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dilaksanakan kegiatan Peringatan World Diabetes Day (Hari Diabetes Sedunia) 2014. Kegiatan ini dirangkaikan dengan Peringatan HUT Persadia Kabupaten Kapuas ke-8. Rangkaian kegiatan ini sudah dimulai sejak beberapa minggu yang lalu dimana sudah dilaksanakan kegiatan lomba memasukkan air ke dalam botol, lomba menggiring bola. Kemudian pada pagi ini kegiatan diawali dengan Gerak Jalan mengelilingi Stadion Panunjung Tarung. Gerak jalan ini dilepas oleh Wakil Bupati Kapuas, Ir. Muhajirin, MP. Kemudian dilanjutkan dengan Senam Diabetes. Kegiatan senam ini diikuti oleh Bupati Kapuas.

Setelah itu barulah diadakan kegiatan peringatan World Diabetes Day 2014. Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari ketua panitia (Bapak Sihen). Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini terlaksana berkat kegiatan pengumpulan dana yang dilakuka oleh panitia berupa penjualan kue, sumbangan dari anggota dan donatur serta bantuan dari direktur rumah sakit.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Persadia Kabupaten Kapuas (Bapak Talinting E. Toepak), Beliau menjelaskan bahwa jumlah anggota Persadia yang terdaftar sekarang adalah 250 orang. Anggota Persadia meliputi seluruh kalangan termasuk pedagang sayur. Kegiatan rutin Persadia adalah senam setiap minggu dan pemeriksaan darah setiap bulan. Persadia sering mengunjungi Puskesmas di luar kota untuk mempromosikan kegiatan Persadia bahkan pernah sampai ke Pulang Pisau. Persadia juga rutin mengikuti kegiatan Pandu Diabetes yang diselenggarakan setiap tahun. Diharapkan bantuan Pemda tetap berjalan pada tahun-tahun berikutnya.

Direktur RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo (dr. Bawa Budi Raharja, MM) dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada Persadia Cabang Kapuas yang sudah mandiri dan tetap konsisten dalam melaksanakan kegiatannya. Bupati Kapuas dalam sambutannya menceritakan tentang pamannya yang penderita diabetes tapi tetap sehat pada usia 80 tahun karena rajin berolah raga dan menjaga makanannya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)