Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Bupati Kapuas Semarakkan World Diabetes Day 2014

Bupati Kapuas (depan, tiga dari kiri) menghadiri peringatan World Diabetes Day 2014
Pada hari Jum'at, 14 November 2014 bertempat di halaman RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dilaksanakan kegiatan Peringatan World Diabetes Day (Hari Diabetes Sedunia) 2014. Kegiatan ini dirangkaikan dengan Peringatan HUT Persadia Kabupaten Kapuas ke-8. Rangkaian kegiatan ini sudah dimulai sejak beberapa minggu yang lalu dimana sudah dilaksanakan kegiatan lomba memasukkan air ke dalam botol, lomba menggiring bola. Kemudian pada pagi ini kegiatan diawali dengan Gerak Jalan mengelilingi Stadion Panunjung Tarung. Gerak jalan ini dilepas oleh Wakil Bupati Kapuas, Ir. Muhajirin, MP. Kemudian dilanjutkan dengan Senam Diabetes. Kegiatan senam ini diikuti oleh Bupati Kapuas.

Setelah itu barulah diadakan kegiatan peringatan World Diabetes Day 2014. Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari ketua panitia (Bapak Sihen). Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini terlaksana berkat kegiatan pengumpulan dana yang dilakuka oleh panitia berupa penjualan kue, sumbangan dari anggota dan donatur serta bantuan dari direktur rumah sakit.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Persadia Kabupaten Kapuas (Bapak Talinting E. Toepak), Beliau menjelaskan bahwa jumlah anggota Persadia yang terdaftar sekarang adalah 250 orang. Anggota Persadia meliputi seluruh kalangan termasuk pedagang sayur. Kegiatan rutin Persadia adalah senam setiap minggu dan pemeriksaan darah setiap bulan. Persadia sering mengunjungi Puskesmas di luar kota untuk mempromosikan kegiatan Persadia bahkan pernah sampai ke Pulang Pisau. Persadia juga rutin mengikuti kegiatan Pandu Diabetes yang diselenggarakan setiap tahun. Diharapkan bantuan Pemda tetap berjalan pada tahun-tahun berikutnya.

Direktur RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo (dr. Bawa Budi Raharja, MM) dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada Persadia Cabang Kapuas yang sudah mandiri dan tetap konsisten dalam melaksanakan kegiatannya. Bupati Kapuas dalam sambutannya menceritakan tentang pamannya yang penderita diabetes tapi tetap sehat pada usia 80 tahun karena rajin berolah raga dan menjaga makanannya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"