The Salahuddin Generation (Ep. 10): Salahuddin vs Richard the Lionheart — Menang Tanpa Menjadi Monster

Gambar
Jika Ep. 9 mengajarkan bahwa kemenangan memanggil serangan balik, maka Ep. 10 memperlihatkan sesuatu yang lebih berat: uji moral ketika perang menjadi sangat kejam . Di episode ini, Salahuddin diuji bukan hanya oleh pasukan Eropa yang semakin besar, tetapi oleh: pemimpin Muslim yang sibuk soal gelar , keputusan pahit ketika kota jatuh, pengkhianatan yang memicu pembantaian, dan godaan terbesar bagi seorang pejuang: menjadi seperti musuhnya. Salahuddin menolak itu. Dan justru di situlah salah satu “kemenangan” terbesarnya. 1) Raja-raja yang Bersumpah Mematahkan Salahuddin Ancaman besar datang dari dua arah: Pasukan Salib di Acre (Akka) yang tak kunjung selesai. Frederick Barbarossa yang mendarat di Asia Minor, dengan pasukan besar menuju Syam. Narasi menggambarkan fanatisme mereka: sampai bersumpah tidur dengan baju zirah, bahkan menghukum orang yang “berbuat dosa” karena menganggap kekalahan mereka akibat kesalahan moral mereka sendiri. Namun yang mengua...

Paduan Suara PGRi Tampil Dalam HUT Korpri ke-43


Peringatan HUT Korpri ke-43 dilaksanakan pada hari Rabu, 3 Desember 2014 di halaman kantor Bupati Kapuas. Kegiatan tersebut diikuti oleh sebagian PNS dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas dan unsur TNI dan Polri. Upacara peringatan ini dipimpin oleh Wakil Bupati Kapuas. Beberapa lagu disumbangkan oleh Paduan Suara PGRI Kabupaten Kapuas.

Dalam sambutan yang dibacakan oleh Wakil Bupati Kapuas, Ir. H. Muhajirin, MP, disampaikan bahwa Pegawai Negeri Sipil harus bisa meninggalkan budaya ingin diperlakukan sebagai priyayi. Harus ditanamkan keyakinan bahwa PNS adalah abdi negara yang harus memberikan pelayanan kepada masyarakat.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas