Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Fogging Tidak Lagi Menjadi Primadona

Pada hari Senin, 9 Februari 2015, ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas, Ibu Ary Egahni, SH melakukan kunjungan ke Kelurahan Selat Barat, Desa Pulau Telo dan Desa Pulau Telo Baru. Kegiatan ini dilakukan untuk mengkampanyekan 4M Plus. Dalam penyuluhan yang beliau sampaikan, beliau menekankan pentingnya melakukan 4M Plus dan tidak menjadikan fogging sebagai satu-satunya cara untuk menghadapi Kejadian Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah di Kabupaten Kapuas.

Dalam kesempatan tersebut, beliau memberikan abate secara simbolis kepada perwakilan ketiga lokasi yang dikunjungi tersebut. Selain itu beliau juga secara simbolis menyerahkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronis (KEK). PMT tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan RI melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)