The Salahuddin Generation (Ep. 11): Salahuddin’s Legacy — Warisan Terbesar Bukan Tahta, Bukan Kota, Bahkan Bukan Yerusalem

Gambar
Ia mengalahkan para raja. Ia membebaskan Yerusalem. Ia mematahkan Perang Salib Ketiga. Tetapi pada akhirnya—apa yang paling ia takutkan? Apa yang paling ia rindukan? Dan apa yang paling ia titipkan? Episode penutup ini menjawab dengan kalimat yang menohok: yang paling besar dalam pandangan Salahuddin bukanlah kota, bukan kejayaan, bahkan bukan Yerusalem sebagai “trofi” sejarah. Yang paling besar adalah Allah , dan segala yang selain-Nya hanyalah jalan. 1) Mars Terakhir Menuju Yerusalem: “Tidak Ada Lagi yang Datang Menolong” Setelah bertahun-tahun perang, pasukan Frank akhirnya mencoba mengambil “hadiah utama”: Yerusalem . Salahuddin tahu, ini bukan sekadar pertempuran biasa. Maka ia mengumpulkan tentara dan berkata tegas: kalian adalah tentara Islam hari ini, darah, harta, dan keluarga kaum Muslim bergantung pada kalian, tidak ada Muslim lain yang akan datang menolong, ini amanah yang Allah letakkan di pundak kalian. Pidato ini bukan untuk membakar emosi semata, t...

Coklat Dodol Garut (Chocodot) Hadir di Kuala Kapuas

Chocodot dan Dodol Picnic
Sejak satu bulan yang lalu, mulai 29 Februari 2015, Toko Oleh-oleh Garut Chocodot dan Dodol Picnic hadir di Kuala Kapuas. Toko ini terletak di Jalan Jendral Ahmad Yani, samping Masjid Darul Muttaqin, Kuala Kapuas. Toko ini menyediakan Chocodot dengan berbagai rasa dan bentuknya. Selain itu juga ada Dodol Picnic dengan rasa original dan rasa-rasa lain seperti Mocca, Durian, Wijen, Jambu, Jahe+Madu, Blueberry, Selain itu toko ini juga menyediakan berbagai minuman seperti Bandrek, Beras Kencur, dan Wedang. Ada juga berbagai cemilan khas Garut. Toko ini buka dari jam 08.00 - 21.00 WIB.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas