Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Penjual Tahu dan Tempe Kreatif

Para penjual sayur sedang menunggu giliran mendapatkan kantongan tahu dan tempe
Saat pulang dari Pulang Pisau, Minggu, 8 Maret 2015 di Desa Maluen, Kecamatan Basarang, sebelum Jembatan Pulau Telo, admin melihat ada sekumpulan ibu-ibu penjual sayur keliling sedang antri mendapatkan kantongan tahu dan tempe. Penjual tahu dan tempe ini mencegat para penjual sayuran keliling dan menitipkan tahu dan tempe kepada mereka. Jadi hanya dalam waktu yang singkat dia sudah mendistribusikan tahu dan tempe kepada para pedagang yang lewat di jalan tersebut. Penjual tahu dan tempe ini mengambil dagangannya dari pabrik yang letaknya tidak jauh dari jembatan ini.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)