Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Pembukaan Hutan SDIT Al-Amin Kapuas

Jembatan dari samping Masjid Darul Aman
Sebulan yang lalu, saat meninjau lokasi SDIT Al-Amin, jembatannya masih darurat, dan jalan ke arah SDIT dari jembatan yang ada sangat becek. Tapi pada kunjungan kedua ini, jembatan sudah lebih baik dan jalan ke arah SDIT pun sudah banyak yang ditambal.
Jembatan dari Jalan BPP
Jalan dari arah BPP pun sudah mulai di semen. Bahkan badan jalan yang akan di semen pun sudah bisa terlihat. Jadi jalan yang dapat digunakan untuk menuju lokasi ini bisa dari samping Masjid Darul Amin, dan bisa dari Jalan BPP (Cilik Riwut).
Jalan ke SDIT yang masih tambal sulam
Saat ini pihak yayasan sedang mengupayakan pengurukan jalan ke lokasi SDIT. Dalam pertemuan dengan Bupati pada bulan November 2014 yang lalu, beliau menyanggupi untuk mengupayakan jalan dari Jalan Pemuda ke lokasi SDIT. Namun ketika dikonfirmasi ke pihak yayasan, mereka belum mengajukan usulan tertulis kepada Bupati Kapuas.
Jalan di dekat SDIT, sudah kering
Berbeda dengan bulan lalu dimana kendaraan roda dua sulit untuk mencapai lokasi SDIT, dalam kunjungan pagi ini (Minggu, 24 Mei 2015) kendaraan roda dua mudah mencapai SDIT. Bangunan SDIT sepanjang 70 meter ini sudah dilengkapi dengan WC, kantor dan rumah penjaga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"