Membayangkan Adaptasi Iklim di Kota: Dari “Bangun Infrastruktur” ke “Belajar Bersama”

Gambar
  (Pelajaran dari webinar IMAGINE Adaptation dan ide penerapannya untuk Kabupaten Kapuas) Perubahan iklim bukan lagi cerita masa depan. Kita sudah merasakannya lewat cuaca yang makin tidak menentu, banjir yang datang lebih sering, hari-hari panas yang menyengat, atau musim yang bergeser. Pertanyaannya bukan lagi “apakah perubahan iklim terjadi?”, melainkan: bagaimana kita beradaptasi, dan bagaimana kita tahu adaptasi itu berhasil? Dalam webinar publik yang menandai tahun keempat proyek riset IMAGINE Adaptation (didanai European Research Council), para peneliti dari BC3 (Basque Centre for Climate Change) memaparkan satu gagasan penting: adaptasi tidak bisa dinilai hanya dari daftar target dan angka-angka . Adaptasi harus dipahami sebagai proses sosial—bahkan politik—yang melibatkan nilai, pengalaman, dan pengetahuan lokal. Dan untuk bisa mengevaluasi adaptasi, kita harus lebih dulu membayangkan bersama : adaptasi yang “baik” itu seperti apa bagi warga? Berikut rangkuman gagasan...

Kunjungan ke Penderita TBC

Sebagai tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Persiapan Layanan Pasien TB Resisten Obat yang dilaksanakan kemarin, dr. Gusti Hariyadi Maulana, SpPD (Spesialis Penyakit Dalam RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo), dr. Tri Setyautami, MPHM (Kasie P2 Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas), dr. Tonun Irawaty (Pimpinan Puskesmas Melati), Prisnapura (staf Puskesmas Melati) dan Netty Kuswara (staf P2 Dinas Kesehatan) berkunjung ke rumah penderita TBC yang didiagnosis mengalami resistensi terhadap salah satu obat TBC : Rifampisin.

Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada pasien dan keluarganya dalam rangka mempersiapkan mereka untuk menjalani proses yang panjang dalam pengobatan yang akan dijalani. Para dokter tersebut menjelaskan berbagai macam hal termasuk efek samping yang mungkin terjadi ketika mengkonsumsi obat-obatan TBC tersebut.

Direncanakan pasien ini akan dirujuk ke RSUD Dorys Sylvanus dalam rangka pemeriksaan tahap awal untuk memulai pengobatan. Setelah itu pasien akan dirujuk kembali ke RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo untuk pengobatan selanjutnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas