The Salahuddin Generation (Ep. 6): Revolusi Salahuddin Dimulai—Reformasi yang Lebih Sulit dari Penaklukan

Gambar
  Episode 6 menandai babak baru: Salahuddin (Yusuf) akhirnya memegang kendali Mesir. Tetapi pesan utama video ini tegas: “mengambil kekuasaan itu sulit—namun membangun perubahan jauh lebih sulit.” Sebab setelah kemenangan, musuh tidak hilang; ia hanya berganti wujud: sistem lama, loyalitas lama, dan musuh tak terlihat. Di episode ini, narasi bergerak dari medan perang ke medan yang lebih rumit: reformasi hati, reformasi institusi, dan reformasi peradaban. 1) Awal yang Tidak Sempurna: “Dosa Besar” di Masa Muda, Tapi Pintu Taubat Terbuka (00:00–04:56) Di pembuka, Dr. Hassan Elwan mengingatkan satu hal yang menumbuhkan harapan: Salahuddin tidak langsung “lahir sebagai wali”. Ia pernah hidup nyaman, bahkan disebut pernah tergelincir (di antaranya kebiasaan buruk seperti minum). Namun justru ini yang ditekankan: orang besar sering punya awal yang biasa-biasa saja—atau bahkan buruk—lalu berubah total karena taubat dan lingkungan yang benar. Kuncinya ada pada kalimat yang menohok...

Syukuran Khataman Qur'an di Dinas Kesehatan

Peserta khataman Qur'an
Pada hari Rabu, 22 Juli 2015 di aula Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas dilaksanakan kegiatan syukuran Khataman Qur'an. Kegiatan diawali dengan pembacaan Qur'an mulai dari Surat Adh-Dhuha sampai surat An-Naas, dilanjutkan dengan surat Al-Fatihan dan Al Baqarah, 2: 1-8. Setelah itu baca do'a khatam Qur'an. Acara diakhiri dengan memakan hidangan yang disediakan. Hidangan berupa, ketan, apem, telur rebus, kue cucur dan rendang ayam.
Hidangan khataman Qur'an



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas