Memahami Al-Qur’an lewat Nama-Nama Allah: Kunci Membaca dengan Hati yang Tenang

Gambar
  Sebagian dari kita pernah mengalami ini: membaca terjemahan Al-Qur’an, lalu merasa “kok ayat ini keras ya?” atau bingung ketika menemukan kisah kehancuran kaum terdahulu, peringatan neraka, atau larangan yang terasa berat. Akibatnya, ada yang jadi menjaga jarak dari Al-Qur’an—padahal kita yakin kitab ini adalah petunjuk dan rahmat. Sebuah tulisan dari Yaqeen Institute menjelaskan satu kunci penting agar pengalaman membaca Al-Qur’an menjadi lebih “nyambung”: kenali dulu siapa Allah yang “berbicara” dalam Al-Qur’an, terutama lewat nama-nama dan sifat-sifat-Nya . Saat “gambar Allah” di hati kita benar—bahwa Dia Mahapengasih, Mahaadil, Mahabijaksana, dan Maha menjaga—cara kita memahami ayat-ayat Al-Qur’an pun berubah.  Mengapa cara pandang kita menentukan “rasa” saat membaca? Penulis memberi analogi sederhana: bayangkan Anda tersesat dan menerima surat petunjuk. Jika Anda percaya pengirim surat itu sangat peduli, sangat cerdas, dan memahami keadaan Anda, Anda akan membaca surat ...

Lomba Mancing Dalam Rangka HUT RI ke-70


Pada hari Selasa, 18 Agustus 2015 bertempat di kolam gazebo RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, dilaksanakan kegiatan Lomba Mancing. Kegiatan ini diikuti oleh karyawan rumah sakit. Ikan yang disediakan oleh panitia adalah ikan lele, nila dan mas. Alat pancing dan umpannya dibawa oleh peserta. Pemenang lomba adalah peserta yang berhasil mendapatkan ikan mas dengan berat terbesar. Secara resmi perlombaan ini berakhir pada pukul 12.00 WIB. Namun demikian masih banyak peserta yang melanjutkan memancing karena masih banyak ikan yang ada di dalam kolam.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas