Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Lomba Panjat Pinang Dalam Rangka HUT RI ke-70

Lomba panjat pinang
Pada hari Senin, 17 Agustus 2015 warga RT 20 Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas merayakan HUT RI ke-70 dengan menyelenggarakan berbagai macam lomba, diantaranya adalah lomba panjat pinang. Lomba ini dilaksanakan di lapangan yang ada di samping Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Kapuas. Pemuda dan remaja meramaikan kegiatan lomba ini. Hadiah yang disediakan pun cukup sederhana mengingat keterbatasan dana penyelenggaraan lomba ini. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"