Postingan

Menampilkan postingan dengan label Lomba Panjat Pinang

The Salahuddin Generation (Ep. 7): — “Makam Nabi ﷺ Hampir Digali”: Saat Pilar Kepemimpinan Runtuh, Umat Terbelah… Lalu Disatukan oleh Ancaman yang Tak Terbayangkan

Gambar
 Ketika Nur ad-Din Zengi wafat, umat tidak hanya kehilangan seorang pemimpin—umat kehilangan paku penyangga yang menjaga persatuan. Dalam kekosongan itu, yang muncul bukan ketenangan, tetapi ketakutan, propaganda, transaksi harga diri , dan pecahnya loyalitas kota-kota Muslim. Namun episode ini menunjukkan satu ironi sejarah: ancaman paling keji justru menjadi pemantik persatuan terbesar. Sebab ketika sebuah rencana “mustahil” muncul—menggali makam Rasulullah ﷺ—dunia Islam tersadar: kalau bukan sekarang bersatu, kapan lagi? Ringkasan Per Segmen (dengan penanda waktu) 1) Wafatnya Nur ad-Din: Salahuddin Shock, Lalu Mengirim “Surat Persatuan” (0:00–3:52) Kabar wafat Nur ad-Din justru datang dari musuh. Salahuddin terguncang: Kalau benar wafat, mengapa ia tidak mendengar dari kaum Muslimin? Apakah ini rumor, tipu daya, atau tanda masalah besar? Respons Salahuddin bukan panik—tapi cepat dan terukur : ia mengirim surat ke kota-kota Syam, menekankan bahwa saat musibah jus...

Lomba Panjat Pinang di depan paviliun RSUD

Gambar
Salah seorang peserta lomba sudah berhasil naik ke tempat hadiah Dalam rangka memeriahkan HUT ke-71 RI, rumah sakit menyelenggarakan Lomba Panjat Pinang. Lomba ini dilaksanakan di depan paviliun rumah sakit. Kegiatan ini diikuti oleh dua kelompok yang masing-masing terdiri dari lima orang peserta. Kelompok pertama dalam waktu sangat singat (kurang dari satu menit) sudah berhasil mencapai tempat hadiah-hadiah digantungkan. Mereka hanya diijinkan untuk mengambil 5 hadiah saja. Setelah itu kelompok berikutnya mencoba. Pada percobaan pertama ini, mereka tidak berhasil karena ada anggota yang tidak bisa menahan berat badan yang lalu dalam posisi yang tidak stabil. Berikut videonya:

Lomba Panjat Pinang Dalam Rangka HUT RI ke-70

Gambar
Lomba panjat pinang Pada hari Senin, 17 Agustus 2015 warga RT 20 Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas merayakan HUT RI ke-70 dengan menyelenggarakan berbagai macam lomba, diantaranya adalah lomba panjat pinang. Lomba ini dilaksanakan di lapangan yang ada di samping Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Kapuas. Pemuda dan remaja meramaikan kegiatan lomba ini. Hadiah yang disediakan pun cukup sederhana mengingat keterbatasan dana penyelenggaraan lomba ini. 

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas