Kapuas Lebih Aman: Saat Pasien dan Keluarga Jadi “Mitra” Keselamatan Pelayanan Kesehatan

Gambar
  Kalau mendengar kata keselamatan pasien , banyak orang membayangkan urusan rumah sakit saja—alat canggih, dokter spesialis, ruang operasi. Padahal, keselamatan pasien dimulai dari hal yang paling dekat dengan kita: komunikasi yang jelas, obat diminum dengan benar, kebiasaan cuci tangan, dan keputusan berobat yang dipahami pasien serta keluarganya. WHO melalui Global Patient Safety Action Plan 2021–2030 menegaskan visi dunia “tidak ada yang dirugikan dalam pelayanan kesehatan” dan salah satu prinsip utamanya adalah melibatkan pasien dan keluarga sebagai mitra dalam perawatan yang aman .  Lebih jauh, WHO menekankan bahwa layanan kesehatan itu “diproduksi bersama” antara tenaga kesehatan dan pengguna layanan; karena itu keselamatan akan lebih mudah dicapai bila pasien terinformasi, dilibatkan, dan diperlakukan sebagai partner penuh , mulai dari kebijakan hingga keputusan di titik layanan ( shared decision-making ).  Di Kabupaten Kapuas—dengan wilayah yang luas, banyak des...

Pengobatan dan Sunatan Massal - Ikatan Apoteker Indonesia Cabang Kapuas dan Pulang Pisau

Ketua IAI Cabang Kapuas, Edel Sitorus (kanan) memberikan sambutan (Courtesy of Aquarina)
Pada hari Sabtu, 22 Agustus 2015, Ikatan Apoteker Indonesia Cabang Kapuas dan Pulang Pisau bekerja sama dengan SMKN 4 Kuala Kapuas (Terusan Tengah), Puskesmas Terusan Tengah, Ikatan Dokter Indonesia Cabang Kapuas, Persatuan Perawat Nasional Indonesia Cabang Kapuas menyelenggarakan kegiatan pengobatan dan sunatan massal.

Mengunjungi peserta sunatan masal (Courtesy of Aquarina)
Kegiatan ini dilaksanakan di SMKN 4 Kuala Kapuas. Peserta sunatan massal sebanyak 28 orang dan pengobatan massal sebanyak 115 orang.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Bapak Vitrianson mencoba pengobatan massal (Courtesy of Aquarina)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas