Menyusuri Kubah Guru Hamdi di Handel II Pangkalan Sari: Jejak Seorang Qori dan Pendiri Pesantren di Basarang

Gambar
  Musholla Miftahussalam Oleh: Jum'atil Fajar | Informasi Kapuas Di berbagai pelosok Kabupaten Kapuas masih tersimpan jejak para tokoh agama yang telah berkontribusi dalam penyebaran Islam dan pendidikan keagamaan. Sayangnya, tidak semua kisah mereka terdokumentasikan dengan baik. Salah satu jejak tersebut adalah Kubah Guru Hamdi yang berada di Handel II, Desa Pangkalan Sari, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah . Rasa penasaran terhadap tempat ini membawa saya melakukan perjalanan singkat pada Minggu, 14 Juni 2026, saat dalam perjalanan dari Pulang Pisau menuju Kuala Kapuas. Berawal dari Sebuah Papan Petunjuk Ketika melintas di Jalan Trans Kalimantan, saya berbelok ke kiri menuju kawasan Desa Bungai Jaya. Dari sana perjalanan dilanjutkan dengan berbelok ke kanan melewati Poskesdes Bungai Jaya. Tidak lama kemudian saya tiba di sebuah perempatan jalan. Di sana terdapat sebuah papan petunjuk bertuliskan "Kubah Guru Hamdi" lengkap dengan tanda pana...

"Seminar Kit" tertahan di Bea Cukai

RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas bekerja sama dengan Howard Hughes Medical Institute (HHMI) mengadakan kegiatan Introducing Holiday Lecture on Science and Biointeractive. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada siswa/siswi SMA khususnya jurusan IPA tentang kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh HHMI yaitu Holiday Lecture on Science. Selain itu juga akan diperkenalkan BioInteractive, sebuah situs yang menyediakan berbagai macam alat bantu ajar yang akan bermanfaat bagi guru-guru yang mengajarkan sains.

HHMI membantu menyediakan "seminar kit" yang berupa poster dan koleksi film-film pendek yang mereka miliki yang dikemas dalam bentuk DVD. "Seminar kit" tersebut tertahan di bea cukai karena jumlah yang mereka kirimkan cukup besar yaitu 200 buah educational materials dan 40 buah poster tentang peran rayap dalam lingkungan.

Perusahaan ekspedisi Cardig Express berusaha menawarkan solusi agar "seminar kit" tersebut dapat segera dikeluarkan dari bea cukai untuk dikirim ke Kuala Kapuas. Bila "seminar kit" tersebut tidak dapat datang pada tanggal 23 Oktober 2015, maka kegiatan diatas terancam untuk tertunda. Menurut keterangan pihak ekspedisi, bila surat pernyataan dari panitia tidak bisa diterima oleh bea cukai, maka panitia diharapkan untuk mengurus izin impor atau meminta nasehat langsung dari pihak bea cukai.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas