Kapuas Lebih Aman: Saat Pasien dan Keluarga Jadi “Mitra” Keselamatan Pelayanan Kesehatan

Gambar
  Kalau mendengar kata keselamatan pasien , banyak orang membayangkan urusan rumah sakit saja—alat canggih, dokter spesialis, ruang operasi. Padahal, keselamatan pasien dimulai dari hal yang paling dekat dengan kita: komunikasi yang jelas, obat diminum dengan benar, kebiasaan cuci tangan, dan keputusan berobat yang dipahami pasien serta keluarganya. WHO melalui Global Patient Safety Action Plan 2021–2030 menegaskan visi dunia “tidak ada yang dirugikan dalam pelayanan kesehatan” dan salah satu prinsip utamanya adalah melibatkan pasien dan keluarga sebagai mitra dalam perawatan yang aman .  Lebih jauh, WHO menekankan bahwa layanan kesehatan itu “diproduksi bersama” antara tenaga kesehatan dan pengguna layanan; karena itu keselamatan akan lebih mudah dicapai bila pasien terinformasi, dilibatkan, dan diperlakukan sebagai partner penuh , mulai dari kebijakan hingga keputusan di titik layanan ( shared decision-making ).  Di Kabupaten Kapuas—dengan wilayah yang luas, banyak des...

RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Dapat Sertifikat dari WHO


Pada tanggal 28 Agustus 2015 yang lalu, RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas menyelenggarakan kegiatan Hand Hygiene Relay. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari kegiatan Global Hand Sanitizing Relay yang diikuti oleh 132 negara di seluruh dunia. Pada tanggal 13 November 2015, Professor Didier Pittet, MD, MS, CBE, Lead Adviser, WHO Clean Care is Safer Care Program, University of Geneva Hospitals and Faculty of Medicine, Geneva, Switzerland mengirimkan sertifikat bagi seluruh peserta kegiatan tersebut diatas. Beliau juga mengajak kepada seluruh staf rumah sakit untuk bergabung dalam Global Hand Sanitizing Relay Community pada halaman Facebook berikut ini https://www.facebook.com/groups/handsanitizingrelay


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas