Ingin Hubungan Lebih Bermakna? Coba Lokakarya Praktis dari Pakar Stanford Ini

Gambar
Apakah Anda pernah merasa hubungan dengan orang-orang di sekitar Anda terasa kurang dalam? Atau mungkin Anda rindu untuk kembali terhubung dengan teman-teman lama yang entah bagaimana perlahan menghilang dari radar? Di zaman yang serba digital ini, banyak dari kita merasakan tantangan yang sama dalam menjaga koneksi sosial yang otentik. Baru-baru ini, Stanford Lifestyle Medicine mengadakan sebuah lokakarya daring yang sangat relevan, dibawakan oleh dua pakar di bidang ilmu perilaku dan kesehatan sosial, Steven Crane, MS, dan BJ Fogg, PhD. Mereka tidak hanya membahas mengapa kita merasa semakin terisolasi, tetapi juga memberikan serangkaian kiat dan aktivitas praktis yang bisa langsung kita coba untuk memperkuat hubungan. Artikel ini merangkum wawasan dan metode-metode berharga dari lokakarya tersebut, disajikan dalam bahasa yang mudah dimengerti agar kita semua bisa mulai membangun kembali hubungan yang lebih sehat dan bermakna. Mengapa Koneksi Sosial Kita Melemah? Awal Mula dari Sebua...

Kesan dr. Soemarno Sosroatmodjo terhadap dr. Vischer

dr. Soemarno Sosroatmodjo
dr. Mattheus Carl Vischer
Ia dokter yang sangat trampil dan menimbulkan kesan bahwa ia dapat mengatasi kesukaran dan memenuhi kebutuhan yang diperlukan. Dalam improvisasi ia sangat matang. Kalau tidak ada instrumen, ia membuat sendiri bersama dengan tukang-tukang suku Dayak yang telah terlatih olehnya. Sikap kemasyarakatannya sangat mendalam, sehingga dicintai oleh penduduk Kuala Kapuas. Rumah sakit Zending di Kuala Kapuas merupakan satu-satunya rumah sakit yang lengkap. Saya banyak belajar dari dr. Vischer yang memimpin rumah sakit itu.

Dikutip dari buku " Dari Rimba Raya Ke Jakarta Raya (halaman 253)" karangan dr. H. Soemarno Sosroatmodjo

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas