DWP Fakultas Teknik UGM Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Karhutla di Kapuas

Gambar
  Kapuas, Kalimantan Tengah — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas diwujudkan melalui bantuan air bersih dan air minum dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DWP FT UGM) . Bantuan tersebut disalurkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PDM Kapuas , bersama Lazismu Kapuas dan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah . Sebanyak 15.000 liter air bersih dan 1.000 galon air minum telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah titik, di antaranya Masjid Jami Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, Masjid Ar-Rahman Jalan Barito, kawasan Jalan Kapuas Pasar Sabtu, serta Desa Pulau Telo Baru . PDM Kabupaten Kapuas melalui MDMC menyampaikan apresiasi kepada DWP Fakultas Teknik UGM atas dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih dan air minum di ten...

Ketua JSIT Kalteng Kunjungi Kapuas

Pada hari Selasa, 22 Desember 2015, Yayasan Islam Al-Amin Kapuas mengundang Ustadz Heri Rusli Efendi, Ketua JSIT Kalimantan Tengah, ke Kapuas. Beliau mengisi kegiatan silaturahmi dengan para guru,  pengurus, pembina dan pengawas yayasan. Selain itu beliau juga memberi motivasi kepada pengampu kepentingan yayasan untuk bersemangat dalam memperjuangkan syiar Islam.

Beliau mengajak kita untuk pesimis dengan kejayaan Islam masa lalu. Beliau memotivasi para guru untuk memotivasi para murid untuk menjadi seperti para pahlawan Islam. Sejarah bisa memudahkan kita untuk bangkit. Apa yang dialami oleh Rasulullah lebih berat dari apa yang kita alami.

Al-Amin diharapkan bisa menjadi basis bagi dakwah, tidak hanya bagi para pengurus yayasan, guru, tetapi juga bagi para murid dan orang tua.

Bila para guru mengajar maka ilmunya akan bermanfaat. Semakin sering seorang guru menyampaikan materi tarbiyah maka dia akan mengetahui kekurangannya dalam penyampaian. Seorang guru dipaksa untuk membaca untuk mempersiapkan materi. Kita harus menambah keahlian dalam menyampaikan materi. Kita harus memperkaya bacaan.

Seorang guru yang senantiasa mengajak pada kebaikan, maka kita akan mendapatkan pahala. Ini mirip dengam MLM. Upline selalu mendapatkan poin dari downline nila upline bisa tutup poin. Itulah sebabnya bila amal Abu Bakar ditimbang maka pahala beliau lebih berat karena beliau adalah As-Sabiqunal Awwalun (generasi awal).

Guru yang baik adalah yang berhasil mencetak orang yang lebih baik dari dirinya. Dengan disampaikannya ilmu (berjalannya proses pembelajaran) maka ada proses regerasi.

Menjadi guru memerlukan pengorbanan waktu, tenaga dan biaya. Guru merupakan pekerjaan yang mulia. Tidak semua orang diberikan kesempatan untuk menjadi guru.

Seorang guru yang menyeru kepada Allah, maka dia melakukan pekerjaan yang paling mulia (Q.S. 41: 33). Bila seorang guru bisa menunjuki orang lain maka dia mendapatkan onta merah. Mereka yang menyeru kepada yang ma'ruf, mencegah dari yang mungkar maka dia adalah umat terbaik (Q.S. Ali Imran, 3: 110). Guru yang mengajak pada kebaikan bisa diselamatkan oleh murid dan rekan-rekannya dari neraka.

Seorang guru diharapkan bisa menjadi motivator bagi para murid-muridnya untuk berusaha sekuat tenaga menjadi yang terbaik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)