Sinergi Besar Muhammadiyah Kapuas: AMM, LazisMu, dan MDMC Tebar Paket Takjil

Gambar
  ​ KUALA KAPUAS  – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Kapuas di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) menggelar aksi tebar takjil kolaboratif yang melibatkan seluruh unsur organisasi. Selain Organisasi Otonom (Ortom) seperti Pemuda Muhammadiyah, NA, IMM, dan IPM, kegiatan ini juga didukung penuh oleh  LazisMu  sebagai lembaga amil zakat dan  MDMC  (Muhammadiyah Disaster Management Center) yang terjun langsung dalam pengamanan serta teknis di lapangan. ​Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di titik strategis pusat kota menjelang waktu berbuka. Sinergi antara LazisMu yang menghimpun donasi serta MDMC yang mengawal kelancaran aksi membuat distribusi bantuan berjalan sangat tertib dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan. ​Aksi kolaboratif ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Al-Ma'un, yaitu semanga...

Berbagai kegiatan promosi stanting

Presentasi dari kelompok diskusi
Dalam kegiatan Perencanaan Partisipatif Kampanye Komunikasi Gizi Nasional pada hari Kamis, 14 Januari 2016 bertempat di Aula Kementerian Agama Kabupaten Kapuas  banyak bentuk kegiatan yang diusulkan untuk dilaksanakan.

Kelompok 2 yang menjadi penyaji pertama mengusulkan kegiatan sosialisasi kepada camat, kades dan lurah. Pelibatan PKK dalam berbagai kegiatan sosialisasi akan bisa mendorong partisipasi para pimpinan kecamatan atau desa.

Kelompok 5 yang menyasar para jurnalis, penyiar radio, penyiar radio, pengguna media sosial, dan blogger mengusulkan sosialisasi untuk wartawan, penyiar radio, TV dan press release. Bagi para blogger diadakan lomba penulisan artikel tentang stanting.

Sosialisasi stanting untuk tenaga kesehatan dibagi menjadi tenaga di RS, puskesmas dan praktek swasta (kelompok 4). Bentuk kegiatan adalah seminar ilmiah yang memiliki SKP; Lokakarya mini puskesmas; pertemuan rutin organisasi profesi. Untuk kegiatan di RS diusulkan lewat pertemuan komite medis dan komite keperawatan serta kegiatan pit stop.

Untuk sosialisasi bagi bupati, kepala SKPD, dan anggota DPRD, kelompok 1 mengusulkan kegiatan rapat kerja yang dipimpin oleh gubernur. Kemudian raker untuk para kepala SKPD dipimpin oleh bupati. Untuk DPRD dilakukan audiensi.

Bagi perusahaan swasta, dari kelompok 6 ada yang mengusulkan kegiatan sosialisasi yang melibatkan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (karena mereka disegani oleh perusahaan).
Kegiatan sosialisasi bagi tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda dan PKK diusulkan oleh kelompok tiga. Narasumber yang dilibatkan adalah dari Dinkes dan Depag, dengan penanggung jawab Kesbangpol Linmas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas