Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Pilih Siapa Besok?

Selesai shalat Zuhur di Mushola Asy-Syifa RSUD dr.. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas ada kultum yang biasa disampaikan setiap hari Selasa. Dalam kultum ini penceramah menyampaikan Q.S. Al Maidah ayat 55-56 yang berbunyi sebagai berikut:

( 55 )   Sesungguhnya penolong kamu hanyalah Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan shalat dan menunaikan zakat, seraya mereka tunduk (kepada Allah).

( 56 )   Dan barangsiapa mengambil Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman menjadi penolongnya, maka sesungguhnya pengikut (agama) Allah itulah yang pasti menang.
Penceramah mengajak kepada jama'ah untuk tidak Golput besok, karena hal tersebut sudah diharamkan oleh MUI pada pemilu presiden yang lalu. Tentang siapa yang harus dipilih pada pemilu besok, penceramah hanya mengajak jama'ah untuk merujuk pada ayat diatas.

Penceramah mengajak para jama'ah untuk tidak tepengaruh dengan politik uang. Beliau menyayangkan masyarakat yang masih memberikan suara berdasarkan siapa yang memberikan uang kepadanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"