Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

PMI distribusikan bantuan pada korban kebakaran di Palingkau Lama

Relawan PMI sedang menurunkan Family Kit
Pada hari Jum'at, 8 Januari 2016, PMI Kalimantan Tengah, PMI Kalimantan Selatan, PMI Kapuas bersama-sama mengantarkan Family Kit, Baby Kit, pakaian layak pakai dan uang tunai kepada korban kebakaran di Palingkau Lama, Kecamatan Kapuas Murung. Jumlah Family Kit yang dibawa adalah 140 buah. Baby Kit sebanyak 3 buah. Selain itu Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas juga menyumbangkan kelambu bagi para korban kebakaran. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Provinsi Kalimantan Tengah, Bapak Alif. Hadir juga dalam kegiatan tersebut Bapak Raison (Wakil Ketua PMI Kapuas Bidang Kesehatan), Bapak Ahmad Haspiani (Wakil Ketua PMI Kapuas Bidang Penanggulangan Bencana), Bapak Jum'atil Fajar (Sekretaris PMI Kabupaten Kapuas), Bapak Arlianto dan Bapak Ahmad Efendi (anggota pengurus PMI Kabupaten Kapuas).

Bantuan kepada korban kebakaran datang dari seluruh kalangan, diantaranya adalah dari Taruna Siaga Bencana (Tagana), Balakar 545, Semut Ireng, Partai Keadilan Sejahtera, Nurul Fikri Zakat Center, Yayasan Islam Al-Amin Kapuas, Perkumpulan Bikers Kapuas Commmunity dan lain-lain.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"