Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

H. Masrani terpilih sebagai Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kapuas Periode 2015-2020

Pawai menjelang Musda Muhammadiyah Kabupaten Kapuas
Pada hari Sabtu, 13 Februari 2016 bertempat di Masjid Mujahidin, Anjir Serapat Km. 9, Kecamatan Kapuas Timur dilaksanakan kegiatan Musyawarah Daerah ke-7 Muhammadiyah Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini diawali dengan pawai yang dilepas dari Masjid Mujahidin Anjir Serapat Km. 10 sampai dengan Masjid Mujahidin Anjir Serapat Km. 9. Pawai ini dilepas oleh Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. Dadang Kahmad, M.Si disaksikan oleh Bupati Kapuas beserta ibu dan seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah. Pawai ini diikuti oleh peserta dari Kapuas dan beberapa wilayah di Kalimantan Selatan. Para peserta dari Mandomai datang dengan menggunakan taksi motor, sedangkan peserta dari Kalimantan Selatan datang dengan bus.
Taksi motor yang digunakan peserta dari Mandomai
Setelah pawai dilanjutkan dengan acara pembukaan yang dilaksanakan di halaman Masjid Mujahidin. Setelah itu dilaksanakan kegiatan rapat pleno yang diselenggarakan di SMP Negeri 1 Kapuas Timur setelah shalat Zuhur. Menjelang shalat Ashar dilaksanakan pemungutan suara untuk memilih 9 orang pengurus dari 20 orang calon. Setelah shalat Ashar, dilakukan penghitungan suara yang dilaksanakan di Masjid Mujahidin. Dari penghitungan tersebut, H. Masrani mendapatkan suara terbanyak yaitu 51 dari 54 suara yang ada. Beliau sekaligus menjadi ketua tim formatur yang dibantu oleh H. Kamarudin, H. Marwan, Saifudin, Saleh Makki, Suwarno Muriyat, Sidik Widiantoro, M. Jalaludin dan Radiansyah.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)