Menyusuri Kubah Guru Hamdi di Handel II Pangkalan Sari: Jejak Seorang Qori dan Pendiri Pesantren di Basarang

Gambar
  Musholla Miftahussalam Oleh: Jum'atil Fajar | Informasi Kapuas Di berbagai pelosok Kabupaten Kapuas masih tersimpan jejak para tokoh agama yang telah berkontribusi dalam penyebaran Islam dan pendidikan keagamaan. Sayangnya, tidak semua kisah mereka terdokumentasikan dengan baik. Salah satu jejak tersebut adalah Kubah Guru Hamdi yang berada di Handel II, Desa Pangkalan Sari, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah . Rasa penasaran terhadap tempat ini membawa saya melakukan perjalanan singkat pada Minggu, 14 Juni 2026, saat dalam perjalanan dari Pulang Pisau menuju Kuala Kapuas. Berawal dari Sebuah Papan Petunjuk Ketika melintas di Jalan Trans Kalimantan, saya berbelok ke kiri menuju kawasan Desa Bungai Jaya. Dari sana perjalanan dilanjutkan dengan berbelok ke kanan melewati Poskesdes Bungai Jaya. Tidak lama kemudian saya tiba di sebuah perempatan jalan. Di sana terdapat sebuah papan petunjuk bertuliskan "Kubah Guru Hamdi" lengkap dengan tanda pana...

H. Masrani terpilih sebagai Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kapuas Periode 2015-2020

Pawai menjelang Musda Muhammadiyah Kabupaten Kapuas
Pada hari Sabtu, 13 Februari 2016 bertempat di Masjid Mujahidin, Anjir Serapat Km. 9, Kecamatan Kapuas Timur dilaksanakan kegiatan Musyawarah Daerah ke-7 Muhammadiyah Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini diawali dengan pawai yang dilepas dari Masjid Mujahidin Anjir Serapat Km. 10 sampai dengan Masjid Mujahidin Anjir Serapat Km. 9. Pawai ini dilepas oleh Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. Dadang Kahmad, M.Si disaksikan oleh Bupati Kapuas beserta ibu dan seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah. Pawai ini diikuti oleh peserta dari Kapuas dan beberapa wilayah di Kalimantan Selatan. Para peserta dari Mandomai datang dengan menggunakan taksi motor, sedangkan peserta dari Kalimantan Selatan datang dengan bus.
Taksi motor yang digunakan peserta dari Mandomai
Setelah pawai dilanjutkan dengan acara pembukaan yang dilaksanakan di halaman Masjid Mujahidin. Setelah itu dilaksanakan kegiatan rapat pleno yang diselenggarakan di SMP Negeri 1 Kapuas Timur setelah shalat Zuhur. Menjelang shalat Ashar dilaksanakan pemungutan suara untuk memilih 9 orang pengurus dari 20 orang calon. Setelah shalat Ashar, dilakukan penghitungan suara yang dilaksanakan di Masjid Mujahidin. Dari penghitungan tersebut, H. Masrani mendapatkan suara terbanyak yaitu 51 dari 54 suara yang ada. Beliau sekaligus menjadi ketua tim formatur yang dibantu oleh H. Kamarudin, H. Marwan, Saifudin, Saleh Makki, Suwarno Muriyat, Sidik Widiantoro, M. Jalaludin dan Radiansyah.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas