Usaha Mencari Peta Virtual Background: Saat GIS Kalteng “Diuji” dengan Google Maps

Gambar
Perbandingan tampilan Sei Pinang di dua platform: citra satelit pada Google Maps (kiri) dan Peta GIS Kalteng (kanan) relatif sama-sama belum detail. Perbedaannya, Google Maps menampilkan lebih banyak titik lokasi/nama tempat (POI) yang ditambahkan komunitas seperti Local Guides, sehingga orientasi lokasi terasa lebih mudah. Pada hari Sabtu, 31 Januari 2026 , saya mencoba mencari peta Kalimantan Tengah yang menarik untuk dijadikan virtual background saat rapat daring menggunakan Jitsi Meet . Saya lalu meminta bantuan Copilot (AI milik Microsoft). Copilot kemudian merekomendasikan sebuah situs pemetaan milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah: Peta GIS Kalteng ( https://peta.simtaru.kalteng.go.id/ ). Awalnya saya cukup terkesan. Ketika saya mengarahkan peta ke wilayah Kuala Kapuas , tampilannya terlihat rapi dan informatif. Dari situ muncul rasa penasaran: kalau di ibu kota kabupaten terlihat lumayan detail, apakah wilayah yang lebih jauh seperti Sei Pinang (ibu kota Kecamatan Se...

Kamu berbuat baik adalah untuk dirimu sendiri

Ayat diatas secara lengkapnya berbunyi:

Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri ... (Q.S Al Isra, 17: 7)

Hal ini dapat dilihat dalam kisah nyata berikut ini.

Ketika sepasang dokter (suami istri) baru datang ke Kuala Kapuas, mereka menginap di rumah teman sejawat mereka yang sudah lebih dulu bertugas di sana. Lebih dari dua puluh tahun kemudian, anak dari teman sejawat yang memberikan penginapan tersebut kembali ke Kuala Kapuas. Kali ini sebagai dokter internsip. Istri dari pasangan dokter tadi sekarang sudah menjadi pimpinan tertinggi di Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas. Tahun ini dinas kesehatan sudah menyiapkan dana untuk 21 orang dokter internsip yang akan datang ke Kuala Kapuas. Rupanya yang datang cuma 6 orang. Dari dana tersebut, dinas kesehatan dapat menyediakan penginapan ber-AC bagi para dokter internsip tersebut.

Jadi bila lebih dari dua puluh tahun yang lalu sepasang dokter tersebut menginap di kamar biasa, sekarang mereka bisa menyediakan kamar ber-AC bagi anak dari teman sejawat yang pernah memberikan kepada mereka penginapan dahulu.

Semoga kisah nyata ini memberi semangat kepada kita bahwa sesungguhnya kebaikan yang kita lakukan untuk orang lain, bukanlah hanya bermanfaat untuk orang lain saja, tapi juga akan bermanfaat bagi diri kita sendiri baik di kehidupan dunia maupun di kehidupan akhirat.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas