The Salahuddin Generation (Ep. 6): Revolusi Salahuddin Dimulai—Reformasi yang Lebih Sulit dari Penaklukan

Gambar
  Episode 6 menandai babak baru: Salahuddin (Yusuf) akhirnya memegang kendali Mesir. Tetapi pesan utama video ini tegas: “mengambil kekuasaan itu sulit—namun membangun perubahan jauh lebih sulit.” Sebab setelah kemenangan, musuh tidak hilang; ia hanya berganti wujud: sistem lama, loyalitas lama, dan musuh tak terlihat. Di episode ini, narasi bergerak dari medan perang ke medan yang lebih rumit: reformasi hati, reformasi institusi, dan reformasi peradaban. 1) Awal yang Tidak Sempurna: “Dosa Besar” di Masa Muda, Tapi Pintu Taubat Terbuka (00:00–04:56) Di pembuka, Dr. Hassan Elwan mengingatkan satu hal yang menumbuhkan harapan: Salahuddin tidak langsung “lahir sebagai wali”. Ia pernah hidup nyaman, bahkan disebut pernah tergelincir (di antaranya kebiasaan buruk seperti minum). Namun justru ini yang ditekankan: orang besar sering punya awal yang biasa-biasa saja—atau bahkan buruk—lalu berubah total karena taubat dan lingkungan yang benar. Kuncinya ada pada kalimat yang menohok...

Masuk UI? Siapa Takut

Logo Universitas Indonesia.
Bagi para siswa yang berada di luar Jawa, terutama di Kapuas, sepertinya untuk bisa masuk ke Universitas Indonesia merupakan sesuatu yang tidak terbayangkan. Ada yang bilang, "Merupakan suatu keajaiban kalau saya diterima di UI!". Kondisi ini diperparah dengan adanya cerita yang berkembang bagaimana para siswa yang berasal dari luar Jawa, agak mengalami kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan gaya belajar yang kompetitif di UI.

Ketakutan seperti ini membuat mereka takut untuk mencoba. Padahal dalam hidup ini, gagal harusnya menjadi sesuatu yang biasa dialami oleh para siswa sehingga mereka tidak terlalu terbebani bila mengalami kegagalan. Tentu untuk bisa meraih sesuatu yang tinggi juga diperlukan upaya yang cukup besar juga. Namun semangat untuk meraih yang terbaik hendaknya tidak dipatahkan oleh kekhawatiran yang tidak beralasan.

Pada hari ini Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) sudah dimulai. Para siswa kelas 3 SMA sudah mulai bisa menentukan pilihan mereka mau masuk ke jurusan dan universitas apa yang akan dipilih. Banyak pertimbangan yang harus dilakukan untuk memilih mau masuk mana. Pilihlah sesuatu yang membuat anda bisa memberi kontribusi bagi kemajuan bangsa ini, sekecil apapun.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas