Dicintai Saja Tidak Cukup, Kita Juga Perlu Merasa Dikenal

Gambar
  Banyak orang ingin dicintai. Namun, ada pertanyaan yang sering luput kita renungkan: bagaimana mungkin kita merasa benar-benar dicintai, kalau kita tidak merasa benar-benar dikenal? Pertanyaan ini menjadi inti tulisan Sonja Lyubomirsky dan Harry Reis dalam artikel How Can We Feel Loved If We Don’t Feel Known? yang dimuat di Behavioral Scientist. Keduanya adalah peneliti yang mendalami kebahagiaan dan hubungan antarmanusia. Mereka menjelaskan bahwa salah satu faktor besar yang membuat seseorang bahagia bukan sekadar memiliki banyak hal, tampak sukses, atau dikagumi banyak orang, melainkan merasa dicintai secara tulus . Namun, merasa dicintai ternyata tidak selalu mudah. Banyak orang sebenarnya memiliki keluarga, pasangan, sahabat, atau lingkungan yang peduli, tetapi tetap merasa kesepian, tidak dipahami, atau kurang dihargai. Menurut Lyubomirsky dan Reis, masalahnya sering kali bukan karena tidak ada cinta, melainkan karena cara kita memahami cinta kadang keliru. Dicintai Buk...

Masuk UI? Siapa Takut

Logo Universitas Indonesia.
Bagi para siswa yang berada di luar Jawa, terutama di Kapuas, sepertinya untuk bisa masuk ke Universitas Indonesia merupakan sesuatu yang tidak terbayangkan. Ada yang bilang, "Merupakan suatu keajaiban kalau saya diterima di UI!". Kondisi ini diperparah dengan adanya cerita yang berkembang bagaimana para siswa yang berasal dari luar Jawa, agak mengalami kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan gaya belajar yang kompetitif di UI.

Ketakutan seperti ini membuat mereka takut untuk mencoba. Padahal dalam hidup ini, gagal harusnya menjadi sesuatu yang biasa dialami oleh para siswa sehingga mereka tidak terlalu terbebani bila mengalami kegagalan. Tentu untuk bisa meraih sesuatu yang tinggi juga diperlukan upaya yang cukup besar juga. Namun semangat untuk meraih yang terbaik hendaknya tidak dipatahkan oleh kekhawatiran yang tidak beralasan.

Pada hari ini Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) sudah dimulai. Para siswa kelas 3 SMA sudah mulai bisa menentukan pilihan mereka mau masuk ke jurusan dan universitas apa yang akan dipilih. Banyak pertimbangan yang harus dilakukan untuk memilih mau masuk mana. Pilihlah sesuatu yang membuat anda bisa memberi kontribusi bagi kemajuan bangsa ini, sekecil apapun.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)