Kapuas Lebih Aman: Saat Pasien dan Keluarga Jadi “Mitra” Keselamatan Pelayanan Kesehatan

Gambar
  Kalau mendengar kata keselamatan pasien , banyak orang membayangkan urusan rumah sakit saja—alat canggih, dokter spesialis, ruang operasi. Padahal, keselamatan pasien dimulai dari hal yang paling dekat dengan kita: komunikasi yang jelas, obat diminum dengan benar, kebiasaan cuci tangan, dan keputusan berobat yang dipahami pasien serta keluarganya. WHO melalui Global Patient Safety Action Plan 2021–2030 menegaskan visi dunia “tidak ada yang dirugikan dalam pelayanan kesehatan” dan salah satu prinsip utamanya adalah melibatkan pasien dan keluarga sebagai mitra dalam perawatan yang aman .  Lebih jauh, WHO menekankan bahwa layanan kesehatan itu “diproduksi bersama” antara tenaga kesehatan dan pengguna layanan; karena itu keselamatan akan lebih mudah dicapai bila pasien terinformasi, dilibatkan, dan diperlakukan sebagai partner penuh , mulai dari kebijakan hingga keputusan di titik layanan ( shared decision-making ).  Di Kabupaten Kapuas—dengan wilayah yang luas, banyak des...

Perpisahan dengan dr. Abiyoso

dr. Abiyoso (berdiri kiri) menerima bingkisan dari IDI Cabang Kapuas
Pada hari Senin, 22 Februari 2016 bertempat di Rumah Makan Eli Rahmawati dilaksanakan perpisahan para dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia Cabang Kapuas dengan dr. Abiyoso. Dokter Abiyoso sudah banyak berkiprah di Kabupaten Kapuas dengan menjadi dokter di Puskesmas Sei Hanyo, RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dan Puskesmas Basarang. Selama bertugas di Puskesmas Basarang beliau mengkampanyekan BASNO (Buang Air Besar Sembarangan Nol). Dokter Abiyoso akan melanjutkan karir di Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Jalan Percetakan Negara, Jakarta.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas