Memahami Al-Qur’an lewat Nama-Nama Allah: Kunci Membaca dengan Hati yang Tenang

Gambar
  Sebagian dari kita pernah mengalami ini: membaca terjemahan Al-Qur’an, lalu merasa “kok ayat ini keras ya?” atau bingung ketika menemukan kisah kehancuran kaum terdahulu, peringatan neraka, atau larangan yang terasa berat. Akibatnya, ada yang jadi menjaga jarak dari Al-Qur’an—padahal kita yakin kitab ini adalah petunjuk dan rahmat. Sebuah tulisan dari Yaqeen Institute menjelaskan satu kunci penting agar pengalaman membaca Al-Qur’an menjadi lebih “nyambung”: kenali dulu siapa Allah yang “berbicara” dalam Al-Qur’an, terutama lewat nama-nama dan sifat-sifat-Nya . Saat “gambar Allah” di hati kita benar—bahwa Dia Mahapengasih, Mahaadil, Mahabijaksana, dan Maha menjaga—cara kita memahami ayat-ayat Al-Qur’an pun berubah.  Mengapa cara pandang kita menentukan “rasa” saat membaca? Penulis memberi analogi sederhana: bayangkan Anda tersesat dan menerima surat petunjuk. Jika Anda percaya pengirim surat itu sangat peduli, sangat cerdas, dan memahami keadaan Anda, Anda akan membaca surat ...

Perpisahan dengan dr. Abiyoso

dr. Abiyoso (berdiri kiri) menerima bingkisan dari IDI Cabang Kapuas
Pada hari Senin, 22 Februari 2016 bertempat di Rumah Makan Eli Rahmawati dilaksanakan perpisahan para dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia Cabang Kapuas dengan dr. Abiyoso. Dokter Abiyoso sudah banyak berkiprah di Kabupaten Kapuas dengan menjadi dokter di Puskesmas Sei Hanyo, RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dan Puskesmas Basarang. Selama bertugas di Puskesmas Basarang beliau mengkampanyekan BASNO (Buang Air Besar Sembarangan Nol). Dokter Abiyoso akan melanjutkan karir di Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Jalan Percetakan Negara, Jakarta.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas