Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Perpisahan dengan dr. Abiyoso

dr. Abiyoso (berdiri kiri) menerima bingkisan dari IDI Cabang Kapuas
Pada hari Senin, 22 Februari 2016 bertempat di Rumah Makan Eli Rahmawati dilaksanakan perpisahan para dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia Cabang Kapuas dengan dr. Abiyoso. Dokter Abiyoso sudah banyak berkiprah di Kabupaten Kapuas dengan menjadi dokter di Puskesmas Sei Hanyo, RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dan Puskesmas Basarang. Selama bertugas di Puskesmas Basarang beliau mengkampanyekan BASNO (Buang Air Besar Sembarangan Nol). Dokter Abiyoso akan melanjutkan karir di Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Jalan Percetakan Negara, Jakarta.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"