Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Sosialisasi HIV - AIDS dalam rangka HUT Yayasan Kemala Bhayangkari

Kegiatan sosialisasi yang dibuka oleh Kapolres Kapuas di dampingi Ketua YKB Cabang Kapuas
dr.Tonun Irawaty Panjaitan sedang memberikan materi

Pemberian cenderamata dan foto bersama perwakilan peserta Sosialisasi HIV AIDS
Tanggal 28 Maret 2016,dalam rangka HUT YKB (Yayasan Kemala Bhayangkari) ke-36 tahun 2016, pengurus Kemala Bhayangkari Cabang Kapuas bekerjasama dengan Polres Kapuas dan KBP3 mengadakan Sosialisasi HIV-AIDS yang bertempat di halaman belakang Polres Kapuas. Dalam kegiatan ini pihak panitia mengundang dr.Tonun Irawaty Panjaitan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas sebagai narasumber. Acara diikuti oleh perwakilan siswa siswi SD,SLTP,SLTA,Polri,Bhayangkari,PNS Polri serta guru-guru pendamping. 

Dalam kata sambutan sekaligus membuka acara secara resmi, Kapolres Kapuas AKBP Hendra Rochmawan,S.IK.,M.H yang didampingi Ketua YKB Kapuas Ny.Neneng Hendra Rochmawan menyampaikan bahwa HIV AIDS penting diketahui sejak dini agar kita terhindar dari penyakit yang dianggap sebagai kutukan. Pada penyampaian materi sosialisasi HIV-AIDS, narasumber menyampaikan jika penyakit ini sudah ada di Kapuas dengan data 21 pasien yang terdeteksi dan permasalahan ini merupakan tanggung jawab kita bersama, orang tua, guru, tenaga kesehatan dan juga pihak kepolisian serta seluruh masyarakat .Oleh sebab itu diharapkan kerjasama semua pihak. Walaupun di tengah kegiatan diguyur hujan deras tapi tidak mengurangi antusiasme peserta penyuluhan.

Ditulis oleh: dr. Tonun Irawaty Panjaitan


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)